Tragis! Pelajar Imogiri Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MW saat ditemukan gantung diri di  rumahnya, Sabtu (4/10/2025). (Joke/waw)

MW saat ditemukan gantung diri di rumahnya, Sabtu (4/10/2025). (Joke/waw)

JOGJAOKE.COM, Bantul – Warga Sriharjo, Imogiri, digegerkan oleh tewasnya seorang pelajar berinisial MW (14) yang ditemukan gantung diri di rumahnya, Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

‎Kakek korban, Supriyanto (70), mengaku sangat terkejut saat menemukan cucunya tergantung di dapur menggunakan tali rafia.

‎“Saya kira dia tidur, ternyata sudah tidak bernyawa,” ujarnya sedih.

‎Supriyanto kemudian memanggil Esmawati (40), saudara korban, dan meminta pertolongan warga sekitar.

‎“Kami semua panik dan langsung melapor ke Polsek Imogiri,” ungkap Esmawati dengan suara bergetar.

‎Tak lama berselang, Tim Inafis Polres Bantul bersama petugas medis dari Puskesmas Imogiri II datang ke lokasi melakukan pemeriksaan.

‎“Kami memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Aiptu Teguh, yang memimpin tim.

‎Menurut hasil pemeriksaan, MW meninggal akibat gantung diri menggunakan tali rafia hitam yang diikat pada loster rumah.

‎Barang bukti pun segera diamankan untuk proses lebih lanjut oleh kepolisian.

‎Kasihumas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan kejadian tragis itu.

‎“Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. Tidak ditemukan indikasi tindak pidana lain,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menandatangani surat pernyataan resmi.

‎“Kami mengimbau masyarakat agar peduli terhadap kondisi psikologis anak-anak dan segera membantu bila melihat tanda-tanda tekanan,” pesannya. (waw)

Berita Terkait

Dua Kali Sebabkan Dugaan Keracunan, SPPG Patalan Bantul Dihentikan
Pengawasan MBG di Yogyakarta Diperketat, Kelalaian Bisa Berujung Pidana
Pelecehan Seksual Dosen kepada Mahasiswi, Trauma Bertahun-tahun, Minta Pelaku Diproses Pidana
Kepolisian Ungkap Pilot Nicholas Gosselin Tewas Seketika akibat Tembakan Kontak
KPK: Pengembalian Amplop Tidak Menghapus Kewajiban Melapor Dugaan Gratifikasi
Kasus Penyerangan Kantor LMP Belum Terungkap, Massa Desak Polisi Bertindak Tegas
Tiga Desa Terdampak Busa Kimia, Aktivitas Pertanian dan Lingkungan di Percut Sei Tuan Terancam
Tim Advokasi Soroti Penangkapan Roy Suryo, Tuding Hukum Dipolitisasi Penguasa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:59 WIB

Dua Kali Sebabkan Dugaan Keracunan, SPPG Patalan Bantul Dihentikan

Senin, 7 September 2026 - 14:35 WIB

Pengawasan MBG di Yogyakarta Diperketat, Kelalaian Bisa Berujung Pidana

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:24 WIB

Pelecehan Seksual Dosen kepada Mahasiswi, Trauma Bertahun-tahun, Minta Pelaku Diproses Pidana

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:24 WIB

Kepolisian Ungkap Pilot Nicholas Gosselin Tewas Seketika akibat Tembakan Kontak

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:06 WIB

KPK: Pengembalian Amplop Tidak Menghapus Kewajiban Melapor Dugaan Gratifikasi

Berita Terbaru

Bandung

KDS Tegaskan Perizinan Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemda

Rabu, 9 Sep 2026 - 16:05 WIB