Pelempar Bom Molotov ke Pos Polisi di Jogja Ditangkap atas Bantuan Pacarnya

Kamis, 11 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelempar bom molotov ARS (kanan) dan ASDP pembuat bom saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Jogja. (Joke)

Pelempar bom molotov ARS (kanan) dan ASDP pembuat bom saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Jogja. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Polisi berhasil menangkap ARS (21), warga Godean, Sleman, pelaku pelemparan bom molotov di enam pos polisi di Sleman dan Kota Yogyakarta. Penangkapan dilakukan setelah polisi melacak 41 titik kamera pengawas (CCTV) serta melibatkan keluarga dan pacar pelaku untuk membujuknya pulang.

Kapolresta Yogyakarta, Komisaris Besar Eva Guna Pandia, menjelaskan, pelacakan CCTV menunjukkan satu orang dengan helm hitam, hoodie abu-abu, sandal, dan sepeda motor Vario sebagai pelaku. Dari jejak tersebut, identitas ARS diketahui.

“Petugas mendatangi rumah ARS di Godean pada Rabu (10/9), tetapi yang bersangkutan sudah melarikan diri. Dari penggerebekan itu ditemukan motor, helm, dan pakaian yang dipakai saat kejadian,” ujar Pandia dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (11/9/2025).

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta, Komisaris Polisi Riski Adrian Lubis, ARS sempat bekerja sebelum kabur ke rumah temannya di Kalasan, Sleman. Ia panik setelah ciri-cirinya viral di media sosial. “Sekitar pukul 17.00 WIB, ia mematikan telepon seluler lalu melarikan diri,” kata Riski.

Polisi akhirnya melibatkan pacar ARS untuk memancingnya pulang ke Godean. Saat ARS tiba di rumah, aparat yang sudah berjaga langsung melakukan penangkapan.

Dari hasil pemeriksaan, ARS tidak sendirian. Ia dibantu seorang rekan berinisial DSP dalam merakit bom molotov. Polisi kemudian turut menangkap DSP pada Rabu sore.

Sebelumnya, enam pos polisi dirusak dan dilempar bom molotov pada Kamis (4/9) pagi. Di Sleman, pos yang diserang berada di Monjali, Jombor, Pelemgurih, Kronggahan, dan Denggung. Sementara itu, di Kota Yogyakarta, sasaran pelemparan terjadi di Pos Lantas Pingit. (ihd)

Berita Terkait

Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden
UMY Soroti Rekrutmen Teroris via Media Digital yang Kian Halus dan Masif
Kemenham Desak Penghentian Kekerasan di Papua, Ribuan Warga Mengungsi
Revisi KUHAP Disahkan, UMY Sorot soal Kontrol Kekuasaan Penegak Hukum
Eko Suwanto Dorong Penguatan Mitigasi Bencana di DIY,  Manfaatkan Anggaran Darurat
Tiga Dosen UGM Diadili Perkara Korupsi Pembelian Fiktif Biji Kakao Rp6,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:27 WIB

Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden

Sabtu, 22 November 2025 - 21:26 WIB

UMY Soroti Rekrutmen Teroris via Media Digital yang Kian Halus dan Masif

Kamis, 20 November 2025 - 13:12 WIB

Kemenham Desak Penghentian Kekerasan di Papua, Ribuan Warga Mengungsi

Berita Terbaru