Wawali Bekasi Dorong Peningkatan Kualitas Guru dalam Sistem Pendidikan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, KOTABEKASI – Wakil Wali Kota Abdul Harris Bobihoe buka kegiatan Seminar Nasional Pendidikan 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sofia Convention Hall, Cimuning, Kota Bekasi.

Adapun kegiatan seminar kali ini yakni “Sinergi mewujudkan pendidikan bermutu Refleksi hardiknas dan proyeksi indonesia emas 2045”

Dalam sambutannya Wawali Abdul Harris Bobihoe menyampaikan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mewujudkan pendidikan bermutu yang dapat dirasakan semua peserta didik.

“Seminar ini membuka ruang seluas-luasnya untuk kita bersama-sama mewujudkan pendidikan bermutu, melalui kolaborasi dari semua pihak. Dan pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh peserta didik yang ada, tanpa membedakan apapun, semua pihak mendapatkan hak yang sama untuk mengenyam pendidikan layak,” ucap Wawali Harris Bobihoe

Lanjutnya menyampaikan, kegiatan yang baik ini menjadi momentum refleksi untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional yang inklusif dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa hakikat pendidikan adalah proses tulus untuk memanusiakan manusia.

Dirinya juga mengatakan, Guru merupakan pilar utama dalam pembentukan sumber daya manusia unggul. Tidak ada negara yang maju tanpa didukung tenaga pendidik yang profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, dan kompetisi global menuntut sistem pendidikan untuk terus berinovasi. Dalam konteks ini, guru memegang peran strategis sebagai pengarah, pendamping, sekaligus penggerak perubahan.

“Tanpa guru yang berkualitas, pembaharuan kurikulum dan program pendidikan tidak akan berjalan optimal. Guru adalah penghubung antara kebijakan pendidikan dan proses pembelajaran di ruang kelas,” ucap Wawali Harris Bobihoe

Mutu guru tidak hanya menjadi tanggung jawab guru semata. Pemerintah, organisasi profesi seperti PGRI, sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas perlu berkolaborasi dalam Menyediakan pelatihan profesional yang berkelanjutan, Meningkatkan kesejahteraan dan kondisi kerja guru, Mendorong pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, Menjaga lingkungan yang mendukung inovasi dan kreativitas.

Ketika seluruh pihak bergerak dalam satu visi memperkuat mutu guru maka pendidikan Indonesia akan berkembang lebih cepat dan lebih terarah. (lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Sardi Effendi: LPK Harus Mampu Jawab Kebutuhan Dunia Industri Modern
Mukota KADIN Bekasi Diharapkan Lahirkan Program Nyata untuk Kesejahteraan Warga
Perkuat Harmoni Sosial, Wawali Bekasi Minta Pimpinan Wilayah Aktif Bangun Komunikasi
Literasi Informasi Jadi Fokus Disarpusda Bekasi Hadapi Era Digital
Wali Kota Bekasi: Di Tanah Suci Tak Ada Lagi Sekat Jabatan
Lima Tahun Naik Konsisten, IPM Kota Bekasi Melonjak Jadi 84,43
Wawali Bekasi: Pengembangan Bakat Siswa Kunci Menuju Indonesia Emas 2045
Tema Grey Divorce Dibahas dalam Sekolah Lansia Gabungan Tiga Kecamatan di Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:59 WIB

Sardi Effendi: LPK Harus Mampu Jawab Kebutuhan Dunia Industri Modern

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:38 WIB

Mukota KADIN Bekasi Diharapkan Lahirkan Program Nyata untuk Kesejahteraan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:02 WIB

Perkuat Harmoni Sosial, Wawali Bekasi Minta Pimpinan Wilayah Aktif Bangun Komunikasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:13 WIB

Literasi Informasi Jadi Fokus Disarpusda Bekasi Hadapi Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:29 WIB

Wali Kota Bekasi: Di Tanah Suci Tak Ada Lagi Sekat Jabatan

Berita Terbaru