1.000 Lubang Biopori Dibangun di Taman Persada Raya, Wali Kota Bekasi Dorong Lingkungan Mandiri

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri kegiatan peresmian kick off pertandingan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan peluncuran Program Bekasi Keren Lingkungan Hidup di Perumahan Taman Persada Raya RW 01, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan semangat gotong royong masyarakat melalui berbagai program lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah gerakan 1.000 Lubang Biopori, dengan target penerapan empat lubang biopori untuk setiap rumah warga. Program ini diharapkan menjadi gerakan kolektif masyarakat dalam meningkatkan daya resap air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, warga RW 01 juga telah menunjukkan komitmen dalam pengelolaan sampah melalui Bank Sampah yang telah melaksanakan enam kali penimbangan dengan total sampah terkumpul mencapai 7,2 ton. Tidak hanya sampah anorganik, masyarakat juga berhasil mengumpulkan sekitar setengah kuintal minyak jelantah dengan jumlah 85 nasabah aktif, sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi sirkular di tingkat lingkungan.

Sebagai bentuk penguatan konservasi air, di kawasan tersebut juga dibangun sumur resapan sedalam 40 meter sesuai arahan Wali Kota Bekasi. Sarana ini dipadukan dengan pembangunan tempat pengolahan kompos untuk sampah organik, sehingga pengelolaan lingkungan dilakukan secara terpadu mulai dari pengelolaan sampah hingga konservasi air.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga Perumahan Taman Persada Raya yang mampu menghadirkan program lingkungan secara nyata dan berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi inisiatif masyarakat Perumahan Taman Persada Raya yang menggagas gerakan 1.000 lubang biopori. Ini adalah contoh nyata bagaimana kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari tingkat rumah tangga dan dilakukan secara gotong royong,” ujar Tri Adhianto.

Tri menjelaskan bahwa konsep biopori yang dikembangkan di kawasan tersebut telah dimodifikasi dan dipadukan dengan pembangunan sumur resapan agar manfaatnya semakin besar, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.

“Pembuatan sumur resapan dan biopori ini memiliki manfaat yang sangat besar. Ketika musim kemarau datang, lingkungan tetap memiliki cadangan air karena air hujan yang turun dapat terserap ke dalam tanah. Dengan begitu, setiap rumah pada dasarnya ikut membangun cadangan air untuk lingkungannya sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, upaya sederhana seperti membuat biopori, mengelola sampah organik menjadi kompos, serta mengaktifkan bank sampah merupakan investasi lingkungan yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Tri juga meresmikan dimulainya pertandingan olahraga dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus meninjau sarana olahraga yang telah dibangun di kawasan Perumahan Taman Persada Raya. Ia berharap kegiatan olahraga, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat kebersamaan masyarakat dapat terus berjalan beriringan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, tangguh, dan nyaman untuk ditinggali.

“Program seperti ini sejalan dengan visi Kota Bekasi untuk membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan berketahanan terhadap perubahan iklim. Semoga gerakan ini dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kota Bekasi untuk terus berinovasi menjaga kelestarian alam,” tutup Tri Adhianto.

(Ndoet)

Berita Terkait

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting
Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya
Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Bahas Pelayanan dan Penyaluran Bantuan Sosial
Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton
Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026
Sepanjang Tahun 2026 Wali Kota Bekasi Berhentikan 24 ASN Akibat Indisipliner
Bekasi Timur Jadi Lokasi Penilaian Klarifikasi Lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026
Dinsos Kota Bekasi Distribusikan Permakanan 2026 bagi Warga Penerima Manfaat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:04 WIB

Jelang Porprov Jabar XV 2026, Bekasi Gelar Delegate Registration Meeting

Jumat, 18 September 2026 - 09:51 WIB

Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya

Jumat, 18 September 2026 - 09:46 WIB

Komisi VIII DPR RI Kunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Bahas Pelayanan dan Penyaluran Bantuan Sosial

Jumat, 18 September 2026 - 09:39 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan Venue Porprov Jabar 2026 Siap Sambut Atlet dan Penonton

Jumat, 18 September 2026 - 09:27 WIB

Untuk Memperkuat Pembangunan dan Pelayanan Publik, Wali Kota Bekasi Ajukan Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru

Yogyakarta

HUT KAI ke-81, Beragam Atraksi Siap Serbu Stasiun

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:14 WIB