Tak Digelar di Masjid, Wali Kota Bekasi Peringati Maulid Nabi di Pasar Baru, Ini Maknanya

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BEKASI — Ada yang berbeda dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Bekasi tahun ini. Pemerintah Kota Bekasi memilih kawasan Pasar Baru sebagai lokasi kegiatan Patriot Bersholawat pada Kamis (17/9/2026) malam.

Biasanya peringatan Maulid digelar di masjid. Namun, kali ini Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memilih membawa peringatan tersebut ke ruang yang menjadi bagian langsung dari kehidupan masyarakat.

“Kita hadirkan lebih dekat dengan masyarakat. Sudah jadi hakikat bahwa agama berada dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tri.

“Beliau berdagang. Beliau mengajarkan kejujuran dalam berdagang, tidak mengambil hak orang lain dan tidak mencari keuntungan dengan merugikan orang lain,” tambahnya.

Bagi Tri, pilihan Pasar Baru sebagai lokasi Maulid juga menjadi pengingat bahwa nilai keagamaan harus dapat diterapkan dalam aktivitas masyarakat, termasuk ketika berdagang, melayani pembeli, menjaga lingkungan dan menghormati hak orang lain.

Ia berharap semangat tersebut dapat tumbuh bersama proses perubahan yang sedang dilakukan di Pasar Baru.

“Semoga dari tempat ini kita tidak hanya menyaksikan perubahan sebuah kawasan, tetapi juga memulai perubahan cara kita membangun kota dengan ketertiban, kepedulian, dialog dan kebersamaan,” kata Tri.

Tri mengatakan penataan Pasar Baru dilakukan karena masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi, terutama menyangkut kebersihan, kerapian, kenyamanan dan lingkungan pasar.

Namun, ia menekankan bahwa perubahan kawasan harus tetap memperhatikan kehidupan ekonomi masyarakat yang ada di dalamnya.

“Yang kita tata adalah kawasannya, bukan mematikan kehidupan di dalamnya,” ujar Tri.

Menurutnya, setiap perubahan memang dapat menimbulkan kekhawatiran. Sebagian pedagang mungkin khawatir ketika harus berpindah tempat dagang karena takut kehilangan pelanggan atau mengalami penurunan omzet. Karena itu, pemerintah perlu mendengar kekhawatiran tersebut dan mencari solusi bersama.

“Kita ingin Pasar Baru menjadi pasar yang tertib, rapi, bersih, aman dan nyaman bagi ekosistem yang ada di dalamnya, baik pedagang maupun pembeli,” katanya.

Tri juga mengingatkan bahwa ruang publik memiliki fungsi yang harus dihormati bersama. Pedagang membutuhkan ruang untuk mencari nafkah, pejalan kaki membutuhkan trotoar yang dapat digunakan dengan nyaman, sementara pengguna jalan membutuhkan akses yang aman dan lancar.

“Pedagang punya tempat berdagang yang lebih tertib. Pejalan punya hak melewati trotoar tanpa hambatan. Pengendara punya hak menikmati jalan yang mulus. Pembeli juga punya hak berbelanja dengan nyaman dan aman,” tuturnya.

Penataan serupa, lanjut Tri, juga dilakukan di sejumlah pasar lainnya. Pemerintah Kota Bekasi tengah membenahi Pasar Pondok Gede, Pasar Kranji dan pasar-pasar lainnya secara bertahap.(lsi)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026
Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar
Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize
Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi
Hadiri Kajian Warga, Wawali Harris Bobihoe Serukan Penguatan Keluarga Bahagia dan Sejahtera
Wawali Harris Bobihoe: Antusias Warga di Fun Run Bukti Semangat Hidup Sehat
Pasar Vida Jadi Role Model, Bekasi Siapkan Langkah Perluasan Pasar Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Hilirisasi dan AI Jadi Agenda Utama, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Investor Daily Summit 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pemkot Bekasi Tegakkan Penertiban, Bangli di Lahan PJT II Dibongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Kerja Sama Layanan Kesehatan, Warga Jabar Berobat di RS Jaringan Pemda Tanpa Khawatir Biaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Bekasi Serahkan Hibah Aset Daerah Senilai Rp2,7M, Untuk Memaksimalkan Operasional Kemenag Kota Bekasi

Berita Terbaru

Palembang

Karhutla Banyuasin, Herman Deru Jajal Teknologi dari Brasil

Sabtu, 10 Okt 2026 - 09:28 WIB

Banten

Pemprov Banten Luncurkan Banten CorpU untuk ASN

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:49 WIB