Ledakan Biofilter Teras Malioboro Lukai Tiga Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi ledakan yabg sudah dibatasi garis kuning polisi di area kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Senin (30/3/2026) pagi. (Joke/Wawan)

Lokasi ledakan yabg sudah dibatasi garis kuning polisi di area kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Senin (30/3/2026) pagi. (Joke/Wawan)

‎JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Teras Malioboro 1, tepatnya di area kuliner lantai dasar, Senin (30/3/2026) pagi.

Tiga orang dilaporkan mengalami luka bakar akibat ledakan pada instalasi saluran limbah atau bio-filter sekitar pukul 07.20 WIB.

PS Kasi Humas Polresta Yogyakarta, R Anton Budi Susilo, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari suara dentuman keras yang didengar saksi dari arah lantai depan warung.

“Saksi tiba-tiba mendengar suara ledakan keras dari bawah tanah,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Anton mengungkapkan, tekanan ledakan menyebabkan material konblok lantai terangkat dan hancur.

“Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah, konblok terangkat dan terbuka empat lubang saluran limbah yang meledak secara bersamaan,” katanya.

Ia menambahkan, gas panas dari dalam saluran langsung mengenai tiga korban yang merupakan satu keluarga asal Bangkalan.

“Ketiga korban berinisial ZA (60), MI (54), dan O (15), mengalami luka bakar di bagian lengan, wajah, leher, dan kaki,” jelasnya.

Petugas keamanan bersama tim pengamanan segera berkoordinasi dengan layanan medis.

“Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.45 WIB dan langsung dibawa ke RSUP Dr Sardjito untuk penanganan lebih lanjut,” terang Anton.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi menyimpulkan ledakan dipicu akumulasi gas metana akibat saluran bio-filter yang tersumbat.

“Fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana dalam jumlah besar tanpa ventilasi memadai hingga terjadi ledakan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pengelola diminta segera membersihkan instalasi dan menambah ventilasi, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang. (waw)

Berita Terkait

Proses Hukum Kasus Moge Tetap Berjalan Meski Kedua Pihak Saling Memaafkan
Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden
UMY Soroti Rekrutmen Teroris via Media Digital yang Kian Halus dan Masif
Kemenham Desak Penghentian Kekerasan di Papua, Ribuan Warga Mengungsi
Revisi KUHAP Disahkan, UMY Sorot soal Kontrol Kekuasaan Penegak Hukum
Eko Suwanto Dorong Penguatan Mitigasi Bencana di DIY,  Manfaatkan Anggaran Darurat

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:21 WIB

Ledakan Biofilter Teras Malioboro Lukai Tiga Orang, Polisi Ungkap Penyebabnya

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:29 WIB

Proses Hukum Kasus Moge Tetap Berjalan Meski Kedua Pihak Saling Memaafkan

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:27 WIB

Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden

Berita Terbaru