JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Sebanyak 475 santri TKA-TPA mengikuti Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Minggu (6/9/2026). Kegiatan yang digelar tiga tahunan itu menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan bakat sekaligus kemampuan di bidang keagamaan.
FASI XIII berlangsung di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Jalan Pramuka, Umbulharjo. Kegiatan tersebut diselenggarakan Badan Koordinasi (Badko) TKA-TPA Rayon Umbulharjo dengan dukungan Pemerintah Kemantren Umbulharjo.
Kepala KUA Umbulharjo Sehona menugaskan Penghulu KUA Umbulharjo Imam Muhtarom untuk memimpin doa dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Umbulharjo Ananto Wibowo mengapresiasi penyelenggaraan FASI XIII. Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul.
“Seluruh peserta berkompetisi sesuai dengan skill dan kemampuan masing-masing, dengan tetap berlandaskan Alquran dan Sunah,” kata Ananto.
Menurut Ananto, kompetisi tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari pemenang. Lebih dari itu, FASI dapat menjadi sarana pembinaan dan pengembangan potensi anak melalui kegiatan yang positif.
Pemerintah Kemantren Umbulharjo, lanjut dia, akan terus mendukung berbagai kegiatan yang diselenggarakan Badko TKA-TPA Rayon Umbulharjo.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memacu para santri untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi sehingga mampu melanjutkan kompetisi ke tingkat Kota Yogyakarta.
FASI XIII juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepercayaan diri peserta. Melalui kompetisi yang sehat, para santri didorong untuk berani menunjukkan kemampuan yang mereka miliki.
Selain mengasah keterampilan, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kecintaan anak-anak terhadap Alquran serta nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan pembinaan mereka.
Dengan demikian, FASI tidak hanya menjadi perhelatan rutin tiga tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda agar tumbuh dengan kemampuan, karakter, dan nilai keagamaan yang kuat. (ihd)






