Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Berwawasan Global Tanpa Kehilangan Jati Diri Bangsa

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya penguatan karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai budaya, moral, dan kebangsaan sebagai fondasi menyiapkan pemimpin masa depan Indonesia. Menurutnya, kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga oleh karakter yang kuat.

“Peradaban besar ditopang oleh pengetahuan dan dipertahankan oleh karakter. Karena itu, tugas kita hari ini adalah fokus membangun karakter dan mengusung kembali nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu,” ujar Bima saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) di Mangkuluhur ARTOTEL Suites, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Bima menjelaskan, tantangan pembentukan karakter saat ini semakin besar seiring perkembangan media sosial yang memungkinkan cepatnya sebaran informasi tanpa selalu diiringi proses verifikasi. Karena itu, generasi muda perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, etika, dan kebijaksanaan agar mampu menyaring informasi serta tetap berpegang pada kebenaran.

Ia menilai upaya menyiapkan generasi penerus bangsa tidak cukup hanya melalui pendidikan formal dan peningkatan kompetensi. Menurutnya, karakter dan integritas harus berjalan beriringan dengan kecerdasan agar mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Bima juga mengajak generasi muda untuk memiliki wawasan global tanpa meninggalkan akar budaya dan identitas kebangsaan. “Melayu itu kosmopolitan. Menjejak bumi Melayu, berpijak di bumi Nusantara, dan menatap dunia. Itulah para founding fathers kita. Mereka berangkat dari budaya lokal, berpikir dalam bingkai nasional, dan berkiprah di tingkat global,” katanya.

Lebih lanjut, Bima menuturkan bahwa tradisi intelektual Melayu telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi penting bagi bangsa, seperti Raja Ali Haji dan Buya Hamka. Menurutnya, pemikiran dan keteladanan para tokoh tersebut tetap relevan dalam membangun karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman.

Karena itu, ia berharap ISMI dapat menjadi ruang yang aktif dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya, etika, dan kebangsaan melalui berbagai kegiatan edukasi dan pengembangan pemikiran. Upaya tersebut dinilai penting untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus memanfaatkan peluang bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Siaga, Langkah Antisipasi Bencana Susulan Terus Diperkuat
Nobar Piala Dunia Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi, Mendagri Terbitkan Surat Edaran
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi, Minta Daerah Awasi Harga Minyak Goreng
Perkuat Daya Saing, Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar Produk Daerah melalui Ide.Ind 2026
Menteri Ekraf Sebut Jamu Berpotensi Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Sinergi Kemendagri dan BPS, Pemda Didorong Perkuat Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026
Mendagri Dorong Nobar Piala Dunia 2026, Hiburan Rakyat Sekaligus Penggerak Ekonomi
Mendagri Tito: Integritas Penyelenggara Pemilu Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:57 WIB

Satgas PRR Siaga, Langkah Antisipasi Bencana Susulan Terus Diperkuat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:20 WIB

Nobar Piala Dunia Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi, Minta Daerah Awasi Harga Minyak Goreng

Senin, 15 Juni 2026 - 14:46 WIB

Perkuat Daya Saing, Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar Produk Daerah melalui Ide.Ind 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Menteri Ekraf Sebut Jamu Berpotensi Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Berita Terbaru