ISI Yogyakarta Dorong Perempuan Disabilitas Naik Kelas Lewat Souvenir

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Bantul – Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta kembali menunjukkan peran nyata sebagai kampus berdampak melalui program pemberdayaan komunitas perempuan disabilitas Avta Kebaya.

Lewat Program Inovasi Seni Nusantara (PISN), para dosen lintas disiplin mengembangkan desain kreatif dan media souvenir inklusif berbasis wisata guna memperkuat kemandirian ekonomi anggota komunitas.

Program ini menjadi bukti bahwa seni dan desain tidak hanya hadir sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai solusi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ketua kegiatan, Amar Leina Chindany, M.Ds., menegaskan bahwa ilmu desain yang dikembangkan di lingkungan ISI Yogyakarta harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin proses kreatif yang tumbuh di ISI Yogyakarta tidak berhenti di ruang akademik. Melalui program ini, desain menjadi alat pemberdayaan sehingga anggota komunitas mampu membaca kebutuhan pasar wisata, mengembangkan souvenir inklusif, membuat konten digital, dan memperkuat peluang ekonomi secara mandiri,” ujarnya.

Program yang disosialisasikan pada 6 Juni 2026 tersebut melibatkan Amar Leina Chindany dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, Septianti, M.Sn. dari Program Studi Desain Mode Kriya Batik, serta Amanda Amalia Faustine Gittawati, M.A. dari Program Studi Desain Media.

Mereka memberikan pendampingan mulai dari pengembangan produk, peningkatan kualitas desain, hingga strategi pemasaran digital yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.

Amar mengungkapkan, dampak program mulai terlihat dari meningkatnya partisipasi dan kemampuan anggota Avta Kebaya dalam membuat materi promosi digital.

“Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mulai menghasilkan foto, video, dan rancangan publikasi produk yang layak ditampilkan di media sosial. Ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing produk mereka,” katanya.

Pada tahap lanjutan, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan konten TikTok yang dipandu Carlos Septian, mahasiswa Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta sekaligus Google Student Ambassador 2026.

Carlos membagikan pengalaman kreatifnya serta memperkenalkan teknik produksi foto dan video yang menarik, termasuk pemanfaatan teknologi Gemini AI untuk menyusun caption promosi yang efektif.

“Konten digital yang kuat akan membantu produk komunitas menjangkau pasar yang lebih luas dan lebih cepat dikenal publik,” jelas Carlos.

Ketua Avta Kebaya, Sumrah Ekowati, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berkelanjutan dengan ISI Yogyakarta.

“Program ini sangat bermanfaat karena meningkatkan kepercayaan diri anggota, memperbaiki kualitas produk, dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Semangat kami tetap sama, Perempuan Berdaya!” tegasnya.

Melalui PISN, ISI Yogyakarta menegaskan komitmennya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, sekaligus memperkuat martabat dan kemandirian perempuan disabilitas melalui seni dan desain yang berdampak nyata.(WAW)

Berita Terkait

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga
Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil
‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

‎Viral Aksi Gerombolan Debt Collector Bantul, Polisi Dalami Pengerusakan Rumah Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WIB

Kodim Wonosobo Resmikan Jembatan Garuda, Buka Akses Majukan Desa Terpencil

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:45 WIB

‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:50 WIB