Komunitas Juang Pasanda Hidupkan Semangat Kudatuli Lewat Ziarah Pejuang Partai

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Jogja – Komunitas Juang Pasanda kembali menggelar rangkaian peringatan Kudatuli 27 Juli 1996 melalui ziarah tokoh partai sebagai penghormatan perjuangan para pendahulu tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi pelaksanaan keempat sejak tradisi ziarah dimulai, sekaligus menyambut peringatan Kudatuli yang terus diperingati setiap tahun dengan penuh semangat. “Setiap tahun kami selalu mengadakan ziarah ke makam tokoh partai maupun tokoh Satgas Pasanda 96,” ujar Komandan Pasanda DIY, Kurniawan B Atmoko, Sabtu (25/7/2026).

‎Pada pelaksanaan tahun 2026, rombongan dijadwalkan mengunjungi sembilan makam yang tersebar di Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, hingga Kabupaten Sleman bersama-sama. Setelah seluruh rangkaian ziarah selesai, rombongan dijadwalkan bersilaturahmi dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Danang Maharsa, yang juga menjabat Wakil Bupati Sleman.

Koko mengatakan kegiatan tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai komunitas perjuangan yang hadir mendampingi sepanjang prosesi ziarah berlangsung penuh kebersamaan dan semangat. “Teman-teman Seruni, Satgas Cakra Buana DPD, serta komunitas juang dari berbagai wilayah ikut menyertai kami,” ungkapnya dengan penuh rasa bangga bersama.

Menurutnya, kehadiran berbagai elemen perjuangan membuktikan semangat persaudaraan tetap terjaga dalam menjaga sejarah perjuangan partai yang telah diwariskan para pendahulu hingga kini. “Kami belajar dari para pendahulu yang gigih mempertahankan Partai Demokrasi Indonesia sebelum lahirnya PDI Perjuangan,” kata Koko mengenang perjuangan mereka dahulu.

Ia menjelaskan perjuangan menghadapi tekanan pada masa Orde Baru menjadi bagian penting sejarah yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus partai sekarang. “Teman-teman yang berjuang waktu itu akhirnya mampu mempertahankan partai hingga lahirlah PDI Perjuangan,” ujarnya menegaskan pentingnya menjaga semangat sejarah tersebut.

Koko mengaku sangat terkesan melihat antusiasme peserta sejak pagi hingga siang mengikuti seluruh rangkaian ziarah dengan penuh kekompakan, semangat, dan penghormatan bersama. “Mereka ingin belajar mewarisi api perjuangan para pejuang yang telah meninggalkan kita,” katanya menegaskan makna mendalam kegiatan ziarah tersebut bagi generasi muda.

Agenda ziarah tersebut dipastikan menjadi kegiatan tahunan Komunitas Juang Pasanda dengan harapan mendapat dukungan dan fasilitasi dari DPD PDI Perjuangan DIY secara berkelanjutan. “Kami meminta DPD PDI Perjuangan DIY memfasilitasi kegiatan ini, sedangkan pelaksanaannya tetap dilakukan Komunitas Juang Pasanda,” ujar Koko menjelaskan rencana organisasi tersebut.

Untuk tahun mendatang, Komunitas Juang Pasanda berencana memperluas pelaksanaan ziarah secara serentak di Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman bersama. “Harapan kami, seluruh wilayah melaksanakan ziarah dan tabur bunga secara serentak pada hari yang sama,” tutup Koko optimistis penuh semangat perjuangan.(ady)

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB