Sinergi Kemendagri dan BPS, Pemda Didorong Perkuat Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menandatangani Surat Edaran Bersama (SEB) di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (15/6/2026). SEB tersebut memuat sejumlah poin penting sebagai pedoman bagi pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Kita tahu bahwa data itu sangat-sangat penting sekali. Dengan data, berbasis data kita bisa membuat kebijakan. Makin data makin akurat maka kebijakan juga akan makin baik,” ujar Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Dukungan Pemerintah Daerah pada Kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia FIFA 2026 serta Penandatanganan Surat Edaran Bersama dan Penyerahan Sampul Peringatan Sinergi Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Gedung SBP Kemendagri, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Mendagri menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan BPS untuk melaksanakan sensus ekonomi guna memperoleh data yang menggambarkan kondisi terkini perekonomian masyarakat secara komprehensif. Data tersebut dinilai sangat penting karena akan menjadi landasan utama pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan di bidang ekonomi. Karena itu, dukungan Pemda dibutuhkan agar pelaksanaan sensus dapat berjalan optimal.

Menurut Mendagri, program ini juga akan memberikan manfaat besar bagi daerah. Melalui sensus ekonomi, Pemda akan memiliki data yang akurat untuk memahami kondisi ekonomi wilayahnya sekaligus menjadi rujukan dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Terlebih, pengumpulan data dilakukan oleh petugas BPS yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

“Nah, sensus ini dibuat di seluruh kabupaten/kota oleh BPS itu bermanfaat untuk seluruh pemerintahan kabupaten/kota untuk paham tentang situasi ekonomi di daerahnya,” imbuhnya.

Mendagri secara khusus mendorong para kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, untuk bekerja sama dengan kepala BPS di daerah masing-masing demi menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ia menambahkan, penandatanganan SEB ini menjadi landasan bagi daerah untuk memperoleh data ekonomi yang selama ini belum dapat dijangkau secara optimal.

Ia mencontohkan, data ekonomi di sejumlah kawasan ekonomi khusus yang ditetapkan pemerintah pusat nantinya dapat diakses oleh daerah. Kehadiran data tersebut akan melengkapi basis data yang telah dimiliki Pemda. Sebaliknya, apabila dukungan terhadap pelaksanaan sensus tidak optimal, data yang dihasilkan berpotensi kurang akurat. Kondisi ini dapat merugikan daerah karena tidak memperoleh gambaran riil mengenai situasi ekonomi di wilayahnya.

“Jadi tolong sekali lagi proaktif rekan-rekan kepala daerah, undang BPS. Segera. Bicarakan secara teknis bagaimana untuk melakukan agar kegiatan sensus ini di daerah masing-masing hasilnya optimal,” tandasnya.

Usai penandatanganan SEB, Kepala BPS menyerahkan sampul tentang sinergi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kepada Mendagri. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari, Plt. Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, serta Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rinna Syawal. Selain itu, Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengikuti rapat tersebut secara virtual.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Satgas PRR Siaga, Langkah Antisipasi Bencana Susulan Terus Diperkuat
Nobar Piala Dunia Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi, Mendagri Terbitkan Surat Edaran
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi, Minta Daerah Awasi Harga Minyak Goreng
Perkuat Daya Saing, Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar Produk Daerah melalui Ide.Ind 2026
Menteri Ekraf Sebut Jamu Berpotensi Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global
Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Berwawasan Global Tanpa Kehilangan Jati Diri Bangsa
Mendagri Dorong Nobar Piala Dunia 2026, Hiburan Rakyat Sekaligus Penggerak Ekonomi
Mendagri Tito: Integritas Penyelenggara Pemilu Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:57 WIB

Satgas PRR Siaga, Langkah Antisipasi Bencana Susulan Terus Diperkuat

Senin, 15 Juni 2026 - 15:20 WIB

Nobar Piala Dunia Didorong Jadi Pengungkit Ekonomi, Mendagri Terbitkan Surat Edaran

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi, Minta Daerah Awasi Harga Minyak Goreng

Senin, 15 Juni 2026 - 14:46 WIB

Perkuat Daya Saing, Kementerian Ekraf Buka Akses Pasar Produk Daerah melalui Ide.Ind 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Menteri Ekraf Sebut Jamu Berpotensi Perkuat Daya Saing Indonesia di Pasar Global

Berita Terbaru