Mendagri Tito: Integritas Penyelenggara Pemilu Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) untuk terus meningkatkan integritas penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). Upaya tersebut dapat dilakukan dengan memperkuat aspek pencegahan, sejalan dengan ungkapan “keep them out of jail”.

“Jadi keberhasilan itu bukan banyak-banyaknya memutus dan menemukan kesalahan, tapi dengan adanya orang yang tidak masuk penjara karena melanggar. Oleh karena itu prinsip-prinsip prevention mungkin perlu,” ujar Mendagri saat menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 DKPP di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Sebagai lembaga yang bertugas menjaga etika kepemiluan, Mendagri berharap DKPP dapat terus berperan aktif dalam upaya pencegahan pelanggaran. Dalam konteks tersebut, DKPP dapat melakukan berbagai langkah perbaikan terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat mengarah pada pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu.

Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga mengapresiasi pelaksanaan Pemilu di Indonesia yang selama ini berjalan dengan baik. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Indonesia menghadapi kompleksitas yang tinggi dalam penyelenggaraan Pemilu. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Pemilu merupakan simbol penting dalam kehidupan demokrasi.

“Kenapa? Itu the only momentum for all people who have the right to vote. Dia terlibat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang penting satu-satunya. Yang lain kan melalui perwakilan,” tambahnya.

Di sisi lain, Mendagri mendorong DKPP untuk memperkuat kapasitas aparatur penegak hukum dalam menangani persoalan penyelenggaraan Pemilu. Menurutnya, jumlah aparatur penyelenggara Pemilu yang tersebar di berbagai daerah memerlukan edukasi yang memadai agar pelanggaran dapat dicegah sejak dini. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana juga perlu dipersiapkan agar DKPP dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasinya secara optimal.

“Saya prinsip mendukung DKPP untuk meningkatkan integritas dan berpikir tadi lebih maju berprinsip bagaimana untuk mencegah, mumpung ini [penyelenggaraan Pemilu] belum dimulai,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DKPP Heddy Lugito, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta perwakilan pejabat dari sejumlah kementerian dan lembaga. Selain itu, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda juga mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Di Forum ARSADA, Wamendagri Dorong RS Daerah Adaptif dan Berdaya Saing
Anggaran Mengalir, Satgas PRR Minta K/L Bergerak Cepat di Lapangan
“Jaga Harmoni Pemerintahan Daerah”, Wamendagri Bima Ingatkan Peran Krusial Sekretariat DPRD
Kementrans Pilih Program Prioritas yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
Pertemuan Menteri Ekraf dan Dubes Korsel Buka Peluang Kolaborasi Industri Kreatif
Sinergi dengan WIPO-PBB, Kemenekraf Siapkan Data Ekraf Indonesia Berkelas Dunia
ARTJOG 2026 Angkat Isu Pewarisan Pengetahuan dan Kreativitas Antar Generasi
Ketua Harian Dekranas: Publikasi yang Baik Mampu Bawa Kerajinan Indonesia Mendunia

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:18 WIB

Mendagri Tito: Integritas Penyelenggara Pemilu Jadi Kunci Kepercayaan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:02 WIB

Anggaran Mengalir, Satgas PRR Minta K/L Bergerak Cepat di Lapangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:59 WIB

“Jaga Harmoni Pemerintahan Daerah”, Wamendagri Bima Ingatkan Peran Krusial Sekretariat DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:36 WIB

Kementrans Pilih Program Prioritas yang Menyentuh Kebutuhan Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:29 WIB

Pertemuan Menteri Ekraf dan Dubes Korsel Buka Peluang Kolaborasi Industri Kreatif

Berita Terbaru