Waisak Nasional 2026 Diproyeksikan Beri Multiplier Effect bagi Ekonomi Magelang

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta, 30 April 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) siap berkolaborasi dengan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dalam menyukseskan rangkaian penyelenggaraan Waisak Nasional Indonesia 2026 di Candi Borobudur. Sinergi ini diproyeksikan mampu membangkitkan ekonomi kreatif dari daerah.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya mengatakan, komitmen bersama bisa dimulai dari promosi digital, penguatan ekosistem di kawasan ekonomi khusus, hingga optimalisasi multiplier effect dari rangkaian kegiatan Waisak Nasional Indonesia 2026.

“Tugas Kementerian Ekraf itu tentu mendukung Intellectual Property (IP) event seperti penyelenggaraan Waisak Nasional yang IP-nya punya impact komersialisasi dengan multiplier effect. Hal ini sejalan dengan Key Performance Index (KPI) kementerian atau mandat dari Presiden Prabowo terkait laju pertumbuhan PDB, ekspor, tenaga kerja, dan investasi,” ungkap Menteri Ekraf di kantor Kementerian Ekraf, Kamis (30/4).

Teuku Riefky juga mendorong perlunya kolaborasi bersama konten kreator sekaligus pemanfaatan sosial media untuk memperluas jangkauan promosi perayaan besar hari keagamaan di Candi Borobudur.

“Sehingga gaung kegiatan skala nasional ini semakin luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Bisa koordinasi juga dengan tim humas Kementerian Ekraf untuk membantu perkuat positioning IP event ini melalui media publikasi dari tiap rangkaiannya,” tambah Menteri Ekraf.

Rangkaian perayaan Waisak berlangsung selama bulan Mei 2026, mulai dari pembersihan Taman Makam Pahlawan di seluruh Indonesia (3 Mei), bakti sosial kesehatan (23-24 Mei), prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur hingga pelepasan lentera perdamaian (31 Mei), dan beberapa aktivitas menarik lainnya.

“Selama lebih dari 30 tahun, kami melakukan kegiatan Perayaan Waisak. Kedatangan kami tentu untuk minta kehadiran Menteri Ekraf datang ke rangkaian Perayaan Waisak tahun ini. Target kami bakal ada sekitar 250 ribu orang yang datang dari seluruh dunia untuk menyaksikan eventnya. Apalagi Perayaan Waisak Nasional akan menjadi momen berharga dengan dampak ekonomi bagi daerah Magelang dan sekitar,” ujar Wakil Ketua Panitia, Karuna Murdaya.

Karuna Murdaya juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini tak hanya fokus pada aspek religius, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar. Sebab kegiatan akan serentak diadakan di 55 kota untuk 21 provinsi termasuk bakti sosial dan layanan kesehatan gratis yang siap menjangkau 10.000 masyarakat.

“Kami ingin Kementerian Ekraf juga turut mempromosikan event yang diadakan di seven wonders of the ancient world, Candi Borobudur. Kami juga mengundang semua influencer dan konten kreator untuk datang ke event spektakuler karena banyak kegiatan menarik berbasis storytelling sehingga memberi kesempatan bagus to raise profile and also get partnership with companies to support culture and tourism in Central Java,” jelas Karuna Murdaya.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam audiensi tersebut Kepala Biro Komunikasi Kiagoos Irvan Faisal serta Tenaga Ahli Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang Kejora Mallarangeng. Hadir juga beberapa perwakilan dari Walubi seperti Dewan Penasehat Prajna Murdaya, Sekjen YM Bhante Kamsai, Pelaksana Harian YM Bhante Srivisarn, Romo Asun, dan jajaran panitia Waisak lain.(lsi)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara
Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga
Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan
Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik
​PFII Solusi Krisis Fiskal Daerah: Dr. Agus Syabarrudin Ajak SMSI dan BPD Kawal Transformasi Pembiayaan Daerah
Memasuki Pekan Ketiga Gerakan Langit Biru, AHY Dorong Komitmen Kader Demokrat Jaga Kelestarian Lingkungan
Kasus Perdagangan Anak: Faisal Haris Nasution Laporkan Pelaku ke Polda Metro Jaya
KP-MBG Laporkan Dugaan Maladministrasi Penanganan Kasus Kecelakaan Kerja Head of Chef MBG ke Ombudsman RI

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:29 WIB

Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:24 WIB

Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:46 WIB

Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:50 WIB

Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:00 WIB

​PFII Solusi Krisis Fiskal Daerah: Dr. Agus Syabarrudin Ajak SMSI dan BPD Kawal Transformasi Pembiayaan Daerah

Berita Terbaru