Home / UMY

Sembilan Skema KKN UMY Jangkau Indonesia hingga Mesir dan Malaysia

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto seremoni penerjunan KKN UMY semester genap Tahun Akademik 2025/2026

Foto seremoni penerjunan KKN UMY semester genap Tahun Akademik 2025/2026

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menerjunkan total 1.818 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dalam sembilan skema program. Penerjunan utama ditandai melalui Seremoni Penerjunan KKN yang digelar pada Selasa (28/7) di Lapangan Upacara Kampus Terpadu UMY. Jadwal seremoni tersebut sebelumnya juga diumumkan melalui kanal resmi KKN UMY.

Sebagian peserta dari skema KKN Mandiri 3T dan KKN Muhammadiyah–‘Aisyiyah (MAs) telah diberangkatkan lebih dahulu menuju lokasi pengabdian masing-masing.

KKN UMY pada periode ini mengusung tema “Pengabdian Berbasis Kompetensi untuk Masyarakat Berdaya” dengan semangat “Aksi Nyata Berdampak untuk Semua”. Program tersebut menjadi salah satu implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sekaligus ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi akademik dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Direktur Riset dan Pengabdian UMY, apt. RR. Sabtanti Harimurti, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa lokasi pengabdian mahasiswa tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri. Direktorat Riset dan Pengabdian merupakan nomenklatur unit yang digunakan UMY dalam mengelola program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pada semester genap tahun akademik 2025/2026 ini, kami menerjunkan 1.818 mahasiswa ke berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri. Skema dengan peserta terbanyak ialah KKN Persyarikatan Muhammadiyah yang diikuti 1.260 mahasiswa,” ujar Sabtanti.

KKN Persyarikatan Diikuti 1.260 Mahasiswa

Berdasarkan data Direktorat Riset dan Pengabdian UMY, KKN Persyarikatan Muhammadiyah diikuti oleh 1.260 mahasiswa dengan pendampingan 64 dosen pembimbing lapangan. Para peserta ditempatkan di Kabupaten Boyolali serta seluruh kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta, yakni Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

Selain KKN Persyarikatan Muhammadiyah, UMY menyelenggarakan delapan skema lain dengan sasaran dan karakter program yang berbeda. KKN Tematik Lingkungan diikuti 13 mahasiswa dengan satu dosen pembimbing lapangan yang ditempatkan di Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta.

Sementara itu, KKN Sahabat Sekolah melibatkan 120 mahasiswa yang ditempatkan di sekolah-sekolah Muhammadiyah di wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Tegal, Brebes, Lamongan, dan Sumbawa Barat. Program tersebut diarahkan untuk mendukung penguatan pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas sekolah sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

UMY juga memperluas jangkauan pengabdian melalui sejumlah skema KKN internasional. KKN Internasional Mesir diikuti 16 mahasiswa dengan lokasi kegiatan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PCIM/PCIA) Kairo, serta Sekolah Indonesia Kairo.

Jumlah peserta yang sama mengikuti KKN Internasional Malaysia di Madrasah Uthmaniah Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), Pulau Pinang.

Selain kedua program tersebut, UMY kembali menyelenggarakan KKN Learning Express (LeX) melalui kolaborasi dengan Singapore Polytechnic. Program LeX selama ini dikembangkan sebagai pengabdian kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa lintas negara untuk merancang solusi terhadap persoalan masyarakat.

Sabtanti menjelaskan bahwa peserta KKN LeX juga berkesempatan berinteraksi dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari Singapura dan Jepang selama pelaksanaan program.

Jangkau Tujuh Wilayah Sasaran KKN 3T

Skema lainnya ialah KKN Konversi yang diikuti oleh 156 mahasiswa. Skema ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang sebelumnya telah menjalani kegiatan akademik atau pengabdian yang dinilai setara dengan program KKN.

“Terdapat pula skema KKN Konversi yang diikuti 156 mahasiswa yang sebelumnya telah menjalani kegiatan setara KKN. Kami juga menyelenggarakan KKN Muhammadiyah–‘Aisyiyah atau KKN MAs yang diikuti delapan mahasiswa dan dipusatkan di Malang. Program tersebut dilaksanakan serentak oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Sabtanti.

Adapun KKN Mandiri 3T menjadi skema dengan jangkauan lokasi terluas. Program tersebut diikuti 219 mahasiswa yang ditempatkan di tujuh kabupaten sasaran, yakni Manggarai Timur, Biak Numfor, Manggarai Barat, Wakatobi, Berau, Lombok Timur, dan Lembata.

Melalui sembilan skema tersebut, UMY berupaya memastikan pelaksanaan KKN tidak sekadar menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menghasilkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu memadukan kompetensi keilmuan, kemampuan berkomunikasi, serta kepekaan sosial untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan di setiap lokasi pengabdian. (LSI)

 

Sumber : humas umy

Berita Terkait

Air Bersih Terbatas Pascabencana di Manggarai Timur, UMY Siapkan Teknologi Penjernihan Air
Jejaring Riset Internasional UMY Menguat di QS Asia 2027, MoU Harus Berujung Kolaborasi Nyata
Pererat Sinergi Kampus dan Kepolisian, UMY Gelar Fun Football Bersama Polres Bantul
UMY Masuk 15 Besar Universitas Terbaik di Indonesia dan naik 8 peringkat di QS Asia University Rankings 2027
UMY Melesat 162 Peringkat di QS Asia University Rankings 2027, Catat Kenaikan tertinggi ke-5 di Asia
Aksara Peduli UMY Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Santri Ar Rahimiyah Pota
Tim Aksara Peduli UMY Salurkan Bantuan ke Puskesmas Pota, Siapkan Lima Paket Darurat
UMY Kirim Tim Aksara Peduli ke Manggarai Timur, Dukung Pemulihan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 13:28 WIB

Air Bersih Terbatas Pascabencana di Manggarai Timur, UMY Siapkan Teknologi Penjernihan Air

Kamis, 5 November 2026 - 12:58 WIB

Jejaring Riset Internasional UMY Menguat di QS Asia 2027, MoU Harus Berujung Kolaborasi Nyata

Kamis, 5 November 2026 - 11:28 WIB

Pererat Sinergi Kampus dan Kepolisian, UMY Gelar Fun Football Bersama Polres Bantul

Kamis, 5 November 2026 - 08:36 WIB

UMY Masuk 15 Besar Universitas Terbaik di Indonesia dan naik 8 peringkat di QS Asia University Rankings 2027

Kamis, 5 November 2026 - 08:27 WIB

UMY Melesat 162 Peringkat di QS Asia University Rankings 2027, Catat Kenaikan tertinggi ke-5 di Asia

Berita Terbaru

Rakor ISEI Cabang Yogyakarta

Yogyakarta

Lima Kandidat Berebut Kursi Ketua ISEI Yogyakarta, Didi Unggul

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:34 WIB