Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat Kucurkan Dana untuk Pengembangan Wisata Air Kalimalang

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan peletakan batu pertama perencanaan Wisata Air dan Kargo Kuliner Kalimalang Bekasi, nantinya wilayah tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata air yang dapat dinikmati oleh masyarakat setempat.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, proyeksi pembangunan Wisata Air di Kalimalang, Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi telah mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Mizu.

“Nilainya kurang lebih Rp 36 Miliar di dalam rangka memulai jembatan. Dengan, nantinya Pemerintah Kota Bekasi akan menyiapkan Rp 30 Miliar untuk membangun pendestriannya. Mudah-mudahan sisa pembangunannya bisa sampai ke Kota Bintang bisa kita selesaikan tahun depan,” ucap dia saat ditemui disekitaran wilayah Bekasi Selatan, Kamis (21/08/2025).

Ia menjelaskan, proyeksi pembangunan Wisata Air tersebut, diinformasikan Pemkot Bekasi juga akan mendapatkan tambahan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 60 Miliar.

“Dengan, nantinya ada sebanyak 13 Jembatan disepanjang area Kalimalang akan kita bongkar. Kemudian, 5 jembatan akan kita bangun. Kemudian bentuknya melengkung, supaya tadi sesuai dengan apa yang kita gambarkan dan ada penambahan beberapa lampu penerangan dan kapal-kapal,” sambungnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa pihaknya sedari dulu sejak masih menjabat sebagai Bupati Purwakarta kerap kali menyambangi Kota Bekasi.

Saat itu, Politikus Ulung Asal Partai Gerindra memiliki cita-cita untuk merubah area sekitaran Kalimalang, menjadi destinasi air potensial.

“Saya selalu memandang Kalimalang saya bilang suatu saat terjadi Gubernur saya rapihin nih. Nah ternyata seluruh omongan saya ditangkap dengan cepat oleh Walikota,” imbuhnya.

Ia menilai, bahwa pihaknya adalah orang yang belajar tentang sejarah tarumanegara. Dimana, Tarumanegara orang tua dulu itu sudah ngerti tentang peradaban air bagaimana Sungai yang menjadi sumber kehidupan, Bagaimana Sungai menjadi sumber transportasi, Bagaimana sungai untuk menyelesaikan problem banjir.

“Sehingga ilmunya cuma dua sungai dan Rawa Bekasi itu, kalau bisa mengurus Sungai menjaga Rawa. Bekasi enggak akan banjir, nah kemudian tugas saya apalagi beresin hulunya dan ini bisa menjadi wisata baru yang dapat dinikmati masyarakat Kota Bekasi pada khususnya,” tuturnya.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Pastikan WFH Tidak Ganggu Pelayanan Masyarakat
Wali Kota Bekasi Awasi WFH dan Dorong Transportasi Ramah Lingkungan
Pengelolaan Rusun dan Apartemen Harus Transparan dan Berkeadilan
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi Empat Orang
Deteksi Dini Kanker Serviks Diperluas, Pemkot Bekasi Libatkan Berbagai Pihak
Penguatan Regulasi Daerah, DPRD Bekasi Bahas Raperda Berbasis Kajian Akademik
Menaker Yassierli Pastikan Sebagian Peserta Vokasi Terserap di Dunia Industri
Komisi IV DPRD Bekasi Minta Transparansi Soal Jaminan Kesehatan Pegawai RSUD

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 17:58 WIB

Wali Kota Bekasi Pastikan WFH Tidak Ganggu Pelayanan Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 14:13 WIB

Wali Kota Bekasi Awasi WFH dan Dorong Transportasi Ramah Lingkungan

Jumat, 10 April 2026 - 10:38 WIB

Pengelolaan Rusun dan Apartemen Harus Transparan dan Berkeadilan

Jumat, 10 April 2026 - 08:26 WIB

Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi Empat Orang

Jumat, 10 April 2026 - 08:19 WIB

Deteksi Dini Kanker Serviks Diperluas, Pemkot Bekasi Libatkan Berbagai Pihak

Berita Terbaru

Jogja

177 Lulusan UWM Siap Taklukkan Tantangan Global Dunia

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:13 WIB