Keselamatan KAI Tak Bisa Lagi Sekadar Rutinitas Kerja

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengingatkan seluruh insan perusahaan agar mengutamakan keselamatan dalam setiap tugas operasional.

‎Melalui pesan CEO yang dibagikan jajaran humas KAI, ditegaskan bahwa “keselamatan tidak dijaga oleh rutinitas, tetapi oleh orang-orang yang peduli.”

‎Dalam pesan tersebut, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI Bobby Rasyidin menekankan bahwa risiko operasional ke depan semakin tinggi dan tidak bisa lagi dihadapi dengan pola kerja lama.

‎“Keselamatan tidak cukup dijalankan sebagai rutinitas atau sekadar kewajiban, tetapi harus lahir dari kepedulian, ketelitian, dan rasa tanggung jawab setiap individu,” tulisnya.

‎Ia juga mengingatkan setiap detail pekerjaan harus diperhatikan lebih awal demi mencegah dampak yang lebih besar.

‎“Setiap detail penting, setiap potensi risiko harus dibaca lebih awal. Setiap insan KAI harus lebih proaktif, lebih peka, dan lebih memahami masalah sebelum menjadi dampak yang lebih besar,” lanjut Bobby dalam pesannya.

‎Menurut Bobby, industri transportasi publik memiliki risiko tinggi sehingga kelalaian kecil dapat berdampak besar terhadap keselamatan banyak orang.

‎“Keselamatan menuntut kepedulian, tidak cukup dengan kepatuhan,” tegasnya. Pesan itu sekaligus menjadi pengingat agar budaya keselamatan terus diperkuat di seluruh lini operasional KAI.

‎Di akhir pesannya, Bobby mengajak seluruh pegawai mengubah pola pikir dalam bekerja.

‎“Mindset harus berubah dari ‘must do’ menjadi ‘want to’, dari bekerja karena kewajiban menjadi bekerja dengan ownership,” ujarnya.

‎Ia pun menutup pesan tersebut dengan kalimat penyemangat, “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Selamat bertugas.” (waw)

Berita Terkait

Kodim Wonosobo Genjot Latihan Menembak Demi Prajurit Makin Profesional
Dirbinmas Polda DIY Rangkul Relawan STAK Bahas Perlindungan Hukum
Tren Paylater dan Gaya Hidup Konsumtif Dinilai Bertentangan dengan Nilai Islam
FIFGROUP Distribusikan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
Rumah Dome Prambanan Mati Suri, Warga Berharap Wisata Bangkit Lagi
Mahasiswa Unisa Yogyakarta Kolaborasi Akademisi Hong Kong Teliti Kampung Berkelanjutan
Pembimas Buddha DIY Sebut IWFP 2026 Jadi Simbol Perdamaian dan Toleransi
Hasto Wardoyo Apresiasi Kehadiran Tokoh Lintas Agama dalam Perayaan Waisak

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIB

Keselamatan KAI Tak Bisa Lagi Sekadar Rutinitas Kerja

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:31 WIB

Kodim Wonosobo Genjot Latihan Menembak Demi Prajurit Makin Profesional

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:23 WIB

Dirbinmas Polda DIY Rangkul Relawan STAK Bahas Perlindungan Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:21 WIB

Tren Paylater dan Gaya Hidup Konsumtif Dinilai Bertentangan dengan Nilai Islam

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:46 WIB

FIFGROUP Distribusikan Ratusan Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Berita Terbaru

Jogja

Keselamatan KAI Tak Bisa Lagi Sekadar Rutinitas Kerja

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:05 WIB