Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Markas Polda DIY kembali kondusif setelah terjadi kericuhan dalam unjuk rasa pada Selasa (24/2/2026) malam. (Wawan)

Markas Polda DIY kembali kondusif setelah terjadi kericuhan dalam unjuk rasa pada Selasa (24/2/2026) malam. (Wawan)

JOGJAOKE.COM, YogyakartaKepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan situasi di Markas Polda DIY telah kembali kondusif setelah terjadi kericuhan dalam unjuk rasa pada Selasa (24/2/2026) malam. Aksi tersebut berkaitan dengan penanganan kasus dugaan penganiayaan seorang remaja oleh anggota Brimob di Tual, Maluku.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyatakan aparat telah mengendalikan keadaan di lapangan meski sempat terjadi kerusakan fasilitas.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengerusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” ujar Ihsan dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurut Ihsan, unjuk rasa pada awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi secara damai. Namun, situasi memanas menjelang malam dan berujung pada aksi saling dorong serta perusakan pagar Mapolda DIY.

Dalam peristiwa tersebut, tiga mahasiswa sempat diamankan untuk kepentingan pendataan dan pemeriksaan. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus, ketiganya telah dikembalikan kepada rektorat masing-masing.

“Ketiga mahasiswa sudah kami serahkan kembali ke pihak kampus setelah proses klarifikasi dan koordinasi,” kata Ihsan.

Polda DIY juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan sesuai ketentuan hukum. Aparat, kata Ihsan, menjamin ruang kebebasan berpendapat tetap dihormati sepanjang tidak disertai tindakan anarkistis maupun perusakan fasilitas umum.

Kasus dugaan penganiayaan yang menjadi latar belakang aksi tersebut sebelumnya terjadi di Tual, Maluku, dan kini tengah ditangani aparat penegak hukum. Kepolisian menyatakan proses hukum akan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat di muka umum dan tanggung jawab untuk memelihara ketertiban serta keamanan bersama. (aga/ihd)

Berita Terkait

Proses Hukum Kasus Moge Tetap Berjalan Meski Kedua Pihak Saling Memaafkan
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden
UMY Soroti Rekrutmen Teroris via Media Digital yang Kian Halus dan Masif
Kemenham Desak Penghentian Kekerasan di Papua, Ribuan Warga Mengungsi
Revisi KUHAP Disahkan, UMY Sorot soal Kontrol Kekuasaan Penegak Hukum
Eko Suwanto Dorong Penguatan Mitigasi Bencana di DIY,  Manfaatkan Anggaran Darurat
Tiga Dosen UGM Diadili Perkara Korupsi Pembelian Fiktif Biji Kakao Rp6,7 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:29 WIB

Proses Hukum Kasus Moge Tetap Berjalan Meski Kedua Pihak Saling Memaafkan

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:38 WIB

Mapolda DIY Kondusif Usai Aksi Ricuh, Tiga Mahasiswa Dikembalikan ke Kampus

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:27 WIB

Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun

Jumat, 28 November 2025 - 18:03 WIB

Pakar UMY Soroti Kekeliruan Penggunaan Rehabilitasi dalam Keputusan Presiden

Sabtu, 22 November 2025 - 21:26 WIB

UMY Soroti Rekrutmen Teroris via Media Digital yang Kian Halus dan Masif

Berita Terbaru

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Arni Surwanti dan Retno Widowati, bersama akademisi Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan Universiti Teknikal Melaka Malaysia (UTeM), Dr Mohd Shamsuri bin Md Saad, melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional di Melaka. (Dok UMY)

Pendidikan

UMY Dampingi UMKM Melaka Susun Strategi Bisnis untuk Naik Kelas

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:14 WIB