Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Kota Yogyakarta Ahmad Mustafid yang mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Yogyakarta Ahmad Shidqi pada Pengukuhan Pengurus Kota Karang Taruna (PKKT) Yogyakarta Masa Bakti 2026–2031, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Graha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Rapat Kerja Tingkat Kota Tahun 2026.
Pengukuhan menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru Karang Taruna untuk memperkuat peran dalam pembangunan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Kankemenag Kota Yogyakarta menjadi bagian dari dukungan terhadap kolaborasi antarlembaga dalam membangun masyarakat, khususnya melalui penguatan nilai-nilai sosial, keagamaan, kepemudaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ahmad Mustafid menyampaikan bahwa sinergitas antara pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi kepemudaan, dan elemen masyarakat merupakan modal penting dalam menjawab berbagai tantangan sosial di Kota Yogyakarta.

“Kolaborasi tidak bisa dilakukan sendiri. Kementerian Agama siap membangun sinergi dan mengambil peran sesuai tugas dan fungsi untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengukuhan PKKT Yogyakarta Masa Bakti 2026–2031 diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat bersama, saling mendukung, dan bergerak untuk masyarakat, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Karang Taruna dan berbagai instansi, termasuk Kementerian Agama Kota Yogyakarta.
Dengan sinergi tersebut, pembangunan masyarakat diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek sosial, tetapi juga mampu memperkuat karakter, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan generasi muda Kota Yogyakarta. (rel)






