‎Mandala Krida Expo #3 Buktikan Jogja Bangkit Jadi Kota UMKM Mandiri

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – CEO Mandala Krida Expo #3, Inung Nurzani, menegaskan penyelenggaraan Mandala Krida Expo #3 menjadi bukti nyata semangat pelaku UMKM menggerakkan perekonomian dari rakyat.

‎Pembukaan Mandala Krida Expo #3 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Inung Nurzani kemudian senam yang di ikuti oleh sanggar-sanggar senam dna masyarakat umum.

Ia menyebut seluruh panitia dan tim keamanan berasal dari berbagai kampung di sekitar kawasan Mandala Krida.

“Yang berdiri di belakang saya ini adalah panitia Mandala Krida Expo Ketiga beserta teman-teman keamanan yang mewakili seluruh kampung di lingkungan Mandala Krida Expo,” ujar Inung saat membuka Mandala Krida Expo #3, Jum’at (26/6/2026).

Ia mengatakan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Inung mengungkapkan Mandala Krida Expo Ketiga diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai sektor usaha.

“Perlu saya sampaikan bahwa Mandala Krida Expo Ketiga ini diikuti 150 orang,” katanya.

Menurutnya, tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme pelaku usaha untuk terus berkembang.

Ia juga mengingat kembali komitmen Wali Kota Yogyakarta yang mencanangkan Kota Yogyakarta sebagai kota event.

“Jogja adalah kota event, kota wisata, kota budaya, kota seni, kota kuliner, dan kota UMKM. Hari ini kita bersama-sama membuktikan bahwa Jogja benar-benar menjadi kota UMKM,” ucapnya.

Lebih lanjut, Inung menegaskan seluruh pelaksanaan Mandala Krida Expo Ketiga dibiayai secara mandiri oleh para pelaku usaha.

“Event ini murni iuran teman-teman pengusaha wahana permainan, pengusaha tenda, pelaku UMKM, pengusaha otomotif, pengusaha trip, dan lainnya,” katanya.

Ia memastikan kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah.

“Tidak ada sedikit pun dana APBD maupun dana keistimewaan. Semua murni gotong royong para pelaku usaha yang ingin menghadirkan ruang promosi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegas Inung.

Menurut Inung, panitia sengaja tidak mengundang banyak pejabat agar acara benar-benar menjadi milik masyarakat.

“Kami ingin sehati dengan para pengunjung. Semangatnya adalah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Riset UWM Bongkar Strategi Ampuh Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berdaya Saing Nasional
BNN Yogyakarta Gelar Bakti Sosial HANI 2026 Layani Warga Gratis Bersama
Hasto Lepas Kontingen Hizbul Wathan Yogyakarta Bidik Juara Nasional Berkarakter Tangguh
GERUDUK Manukan Permudah Layanan Adminduk, Warga Antusias Sambut Inovasi Jemput Bola
Menteri Wihaji Tegaskan Kader TPK Percepat Penurunan Stunting Demi Generasi Unggul
Wihaji Ungkap Peran MKGR, Penggerak Lahirnya Golkar Nasional
Sekda DIY Tegaskan Penunjukan Plh Gubernur Prosedural, Publik Tak Perlu Khawatir
Sarasehan MKGR, Wihaji Tegaskan MKGR DIY Perkuat Silaturahmi dan Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:38 WIB

‎Mandala Krida Expo #3 Buktikan Jogja Bangkit Jadi Kota UMKM Mandiri

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:52 WIB

Riset UWM Bongkar Strategi Ampuh Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berdaya Saing Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:44 WIB

BNN Yogyakarta Gelar Bakti Sosial HANI 2026 Layani Warga Gratis Bersama

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:39 WIB

Hasto Lepas Kontingen Hizbul Wathan Yogyakarta Bidik Juara Nasional Berkarakter Tangguh

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:33 WIB

GERUDUK Manukan Permudah Layanan Adminduk, Warga Antusias Sambut Inovasi Jemput Bola

Berita Terbaru