Hasto Lepas Kontingen Hizbul Wathan Yogyakarta Bidik Juara Nasional Berkarakter Tangguh

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎JOGJA – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo secara resmi melepas kontingen Kwartir Daerah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) 1205 Kota Yogyakarta yang akan mewakili Kota Yogyakarta dan DIY pada ajang Lomba Pengenal Berprestasi (LPB) V Nasional.

‎Pelepasan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta, Rabu (24/6/2026), sebagai bentuk dukungan sekaligus pamitan kepada para peserta dan pendamping sebelum bertanding.

‎Hasto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para peserta yang mampu lolos hingga tingkat nasional.

‎”Selamat kepada madrasah yang telah berprestasi dan berhasil melaju hingga tingkat nasional. Kalian tidak hanya membawa nama Kota Yogyakarta, tetapi juga DIY.

‎”Ini menjadi kebanggaan bagi daerah yang dikenal sebagai kota pelajar, kota budaya, kota pendidikan, dan kota pariwisata,” ujar Hasto.

‎LPB V Nasional akan digelar di Bumi Perkemahan Candi Banyunibo, Prambanan, Kabupaten Sleman, pada 26–30 Juni 2026.

‎Kontingen DIY berasal dari Madrasah Mu’allimin dan Mu’allimat Muhammadiyah Yogyakarta, Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prambanan, serta SMP Al-Mujahidin yang berhasil lolos melalui seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi.

‎Menurut Hasto, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

‎”HW diharapkan menjadi motor penggerak perubahan. Sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat menjadi pusat pengembangan karakter dan pusat keunggulan.

‎”Adik-adik HW harus menjadi agen perubahan yang memiliki akhlak mulia dan kepemimpinan yang kuat,” tegasnya.
‎Hasto juga mengingatkan peserta agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata.

‎”Kompetisi memang penting, tetapi jiwa kepanduan yang mengedepankan ketulusan, kepedulian, dan akhlak mulia harus menjadi yang utama.

‎”Kemenangan sejati adalah ketika kegiatan ini mampu membentuk karakter dan hati kita,” katanya memberi semangat kepada seluruh kontingen.

‎Ia menambahkan, Yogyakarta masih menghadapi tantangan berupa kenakalan remaja dan kejahatan jalanan yang dapat mencoreng citra daerah.

‎”Melalui kegiatan kepanduan, pembentukan karakter, revolusi mental, dan kecerdasan emosional dapat diperkuat. HW diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang menjadi pemimpin masa depan,” tandas Hasto.(WAW)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB