Wihaji Ungkap Peran MKGR, Penggerak Lahirnya Golkar Nasional

Jumat, 26 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara semalam Kamis Tgl 25 Juni 2036, di RM Boetani Jln Cebongan Sidomoyo, Godean, bersama pak Dr H Wihaji, Menteri Kependudukan dan Ketahanan Keluarga dan kepala BKKBN di Sarasehan Ormas MKGR DIY(wawan-jogjaoke.com)

Acara semalam Kamis Tgl 25 Juni 2036, di RM Boetani Jln Cebongan Sidomoyo, Godean, bersama pak Dr H Wihaji, Menteri Kependudukan dan Ketahanan Keluarga dan kepala BKKBN di Sarasehan Ormas MKGR DIY(wawan-jogjaoke.com)

JOGJAOKE.COM, ‎SLEMAN – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) memiliki sejarah penting dalam perjalanan politik Indonesia.

‎Menurutnya, MKGR merupakan salah satu kekuatan utama yang menjadi cikal bakal lahirnya Partai Golkar hingga berkembang menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Tanah Air.

‎Wihaji yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Kehormatan DPP Ormas MKGR mengatakan, sejarah panjang MKGR perlu terus dipahami oleh seluruh kader dan generasi muda.

‎”MKGR bukan organisasi yang lahir begitu saja. MKGR memiliki kontribusi besar dalam perjalanan bangsa dan menjadi salah satu unsur penting yang melahirkan Partai Golkar,” ujar Wihaji, Kamis (25/6/2026).

‎Ia menjelaskan bahwa semangat gotong royong yang menjadi fondasi MKGR telah diwariskan sejak organisasi tersebut berdiri.

‎”Nilai utama MKGR adalah kekeluargaan dan gotong royong. Nilai itulah yang menjadi kekuatan organisasi hingga mampu bertahan dan terus berkembang sampai sekarang,” katanya.

‎Menurut Wihaji, perjalanan MKGR dari masa ke masa menunjukkan kemampuan organisasi dalam beradaptasi dengan berbagai dinamika sosial, politik, dan pembangunan nasional.

‎”MKGR selalu hadir mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya. Itu yang membuat organisasi ini tetap relevan dan dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

‎Wihaji juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.

‎”Jangan hanya bangga dengan sejarah besar MKGR, tetapi jadikan sejarah itu sebagai motivasi untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat bagi rakyat,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Wihaji menekankan bahwa MKGR harus terus menjadi rumah besar bagi semangat persatuan dan pembangunan.

‎”MKGR harus mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berjiwa gotong royong, dan siap membangun bangsa. Sejarah besar yang dimiliki MKGR adalah modal untuk menatap masa depan yang lebih kuat dan lebih bermanfaat bagi Indonesia,” tandasnya.(WAW)

Berita Terkait

‎Aksi Mahasiswa UNY Memanas, Wakil Rektor Bantah Tudingan SPPG dan Hinaan
STAK Tegaskan Tetap Dukung Forum Jogja Damai Demi Kamtibmas Bersama
Penggeledahan Dinkop UKM DIY, Sekda Tegaskan Kesalahan Ada Pada Kontraktor‎
Forkom PAC Segel Kantor DPC PPP Bantul, Mosi Tak Dipercaya Menguat
ISRI Desak Pemkot Pulihkan Jaminan Pendidikan Demi Hak Seluruh Warga
Komisi A DPRD Yogyakarta Desak Optimalisasi Aset Demi Dongkrak Pendapatan Daerah
‎Mandala Krida Expo #3 Buktikan Jogja Bangkit Jadi Kota UMKM Mandiri
Riset UWM Bongkar Strategi Ampuh Cetak Wirausaha Muda Inovatif Berdaya Saing Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:08 WIB

‎Aksi Mahasiswa UNY Memanas, Wakil Rektor Bantah Tudingan SPPG dan Hinaan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:02 WIB

STAK Tegaskan Tetap Dukung Forum Jogja Damai Demi Kamtibmas Bersama

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:42 WIB

Penggeledahan Dinkop UKM DIY, Sekda Tegaskan Kesalahan Ada Pada Kontraktor‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:41 WIB

Forkom PAC Segel Kantor DPC PPP Bantul, Mosi Tak Dipercaya Menguat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:32 WIB

ISRI Desak Pemkot Pulihkan Jaminan Pendidikan Demi Hak Seluruh Warga

Berita Terbaru