Program Perumahan Rakyat Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi dan Peningkatan PBB Daerah

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Balikpapan — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa realisasi program perumahan rakyat secara tidak langsung akan mendorong kemajuan daerah. Pasalnya, melalui program tersebut, dampak ekonomi yang ditimbulkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Mendagri saat berdialog bersama pengembang di Gedung Ahmad Yani Raider 600, Kelurahan Manggar Baru, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (5/5/2026).

Mendagri menjelaskan, pemerintah pusat memiliki perhatian besar terhadap masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk di bidang perumahan rakyat. Hal tersebut tercermin melalui kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR. Kebijakan ini perlu didukung oleh jajaran pemerintah daerah (Pemda).

“Dari segi tugas, menyelesaikan tugas pemerintah daerah mengatasi kemiskinan, makin banyak perumahan dibangun oleh pemerintah daerah atau developer itu akan membuat kemiskinan jauh menurun,” ucapnya.

Ia menambahkan, manfaat lain dari program tersebut adalah mengoptimalkan ekosistem perekonomian di sektor perumahan. Misalnya, meningkatnya aktivitas pengembang dalam memanfaatkan bahan baku konstruksi. Di samping itu, program perumahan juga akan meningkatkan nilai ekonomi suatu daerah, terutama dalam pemanfaatan lahan. Dengan demikian, daerah dapat mengoptimalkan peningkatan PAD, antara lain melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Jadi dari bangunannya, dari PBB, pajak bumi bangunan untuk seterusnya. Nah itu menguntungkan, PAD akan menguntungkan [bagi daerah],” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, serta pihak terkait lainnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Jawab Tantangan Global, Menko AHY Ajak Tim Ekspedisi Patriot jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045
Lawan Disinformasi, Kemendagri Bekali Pranata Humas dengan Strategi Komunikasi Berbasis AI
Perjuangan Aji Bayu Ramadhan, Dari Anak Buruh Bangunan Menuju Prestasi Kartika Astha Brata
Menko AHY: Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi agar Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN melalui Program Beasiswa Luar Negeri
Sekjen Kemendagri Tekankan Peran Pamong Praja Muda IPDN sebagai Agen Perubahan
Mendagri Tito Lepas 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Siap Mengabdi di Berbagai Daerah
Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan melalui Koordinasi Intensif

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:25 WIB

Jawab Tantangan Global, Menko AHY Ajak Tim Ekspedisi Patriot jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:48 WIB

Lawan Disinformasi, Kemendagri Bekali Pranata Humas dengan Strategi Komunikasi Berbasis AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:30 WIB

Perjuangan Aji Bayu Ramadhan, Dari Anak Buruh Bangunan Menuju Prestasi Kartika Astha Brata

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:42 WIB

Menko AHY: Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi agar Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:56 WIB

Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN melalui Program Beasiswa Luar Negeri

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Forum Jogja Damai Kawal Aksi Mahasiswa Tetap Aman Kondusif

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB