‎Modus Gendam Incar Pelajar, Tiga Siswi Kehilangan HP

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku gendam (istimewa)

Pelaku gendam (istimewa)

‎JOGJAOKE.COM, Kulonprogo – Aksi penipuan dengan modus gendam kembali meresahkan warga.

Tiga siswi SMP menjadi korban setelah kehilangan ponsel mereka dalam kejadian yang berlangsung di depan SMP 4 Pengasih, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa ini pun menjadi peringatan keras bagi masyarakat, khususnya para pelajar, untuk lebih waspada terhadap orang asing.

Berdasarkan kronologi, ketiga korban awalnya sedang mengerjakan tugas kelompok di wilayah Sidomulyo.

“Kami hanya mau cari bahan praktek di minimarket, awalnya di Sidomulyo tidak ada, lalu ke Sendangsari baru ketemu,” ujar salah satu korban.

Dalam perjalanan pulang, mereka dihampiri seorang pria tak dikenal berusia sekitar 30 tahun yang meminta bantuan.

Pelaku kemudian meminta diantar ke depan SMP 4 Pengasih dengan alasan hendak melakukan transaksi COD iPhone.

“Dia bilang mau COD HP, minta diantar. Kami tidak curiga sama sekali,” ungkap korban lainnya.

Setibanya di lokasi, pelaku meminjam ponsel milik ketiga siswi dengan dalih menginstal aplikasi.

Dalam situasi tersebut, pelaku juga meminta para korban membeli es buah sambil menunggu proses instalasi.

“Kami disuruh beli es buah, katanya biar nunggu aplikasi selesai. Pas kami balik, orangnya sudah tidak ada,” kata korban.

Pelaku pun kabur membawa tiga unit ponsel milik korban tanpa jejak.
‎Akibat kejadian ini, para korban mengalami kerugian berupa tiga unit handphone.

Warga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap modus serupa.

“Jangan mudah percaya orang asing, apalagi sampai meminjamkan barang berharga,” pesan warga setempat, menegaskan pentingnya kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang. (waw)

Berita Terkait

Dosen Hukum UMY Minta Operator Lebih Terbuka soal Sistem Kuota Internet
UMY Esport Sabet Juara di Vivat Fest, Bukti Solidnya Strategi dan Disiplin Tim
Baksos Sleman Bergerak, Ribuan Warga Terima Bantuan dan Santunan
IABI Gedor Kesadaran, UMY Perkuat Ketangguhan Hadapi Ancaman Bencana
Kasus Little Aresha Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Anak di Yogyakarta
Syauqi Desak Tuntas Kasus Daycare Yogya, Tiga Pilar Penanganan Digenjot
Syauqi Sidak Kesiapan Haji YIA, Tekankan Layanan Aman Nyaman
Sri Sultan Tegaskan Pentingnya Kearifan Lokal dalam Tata Kelola Bencana

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Dosen Hukum UMY Minta Operator Lebih Terbuka soal Sistem Kuota Internet

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:55 WIB

UMY Esport Sabet Juara di Vivat Fest, Bukti Solidnya Strategi dan Disiplin Tim

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15 WIB

Baksos Sleman Bergerak, Ribuan Warga Terima Bantuan dan Santunan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:11 WIB

IABI Gedor Kesadaran, UMY Perkuat Ketangguhan Hadapi Ancaman Bencana

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:16 WIB

Kasus Little Aresha Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Anak di Yogyakarta

Berita Terbaru

Banten

PWI Dukung MA Ciptakan Pedoman Media yang Akuntabel

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB