Wamendagri Wiyagus Dorong DESLab Jadi Pusat Pengembangan Pengetahuan Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa keberadaan fasilitas simulasi pemilihan digital tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat memamerkan teknologi E-Voting. Menurutnya, fasilitas tersebut harus berkembang menjadi pusat pengembangan pengetahuan sekaligus perumusan rekomendasi kebijakan terkait tata kelola pemilu digital di Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam Peresmian Digital Election Simulation Lab (DESLab) Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) di Ruang Command Center BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (7/5/2026).

“Artinya, DESLab BSKDN tidak boleh hanya menjadi ruang display perangkat E-Voting, namun DESLab BSKDN harus menjadi ruang produksi pengetahuan dan rekomendasi kebijakan,” ujarnya.

Melalui fasilitas ini, ia berharap pembahasan mengenai teknologi pemilu berbasis digital tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi dapat dipelajari dan diuji secara langsung. Laboratorium tersebut memungkinkan aparatur pemerintah, akademisi, mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk menyimulasikan proses E-Voting secara menyeluruh.

Proses tersebut meliputi verifikasi pemilih, penerapan prinsip one man one vote, penghitungan suara, hingga mekanisme audit.

Wiyagus menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya telah memiliki pengalaman awal dalam penerapan pemungutan suara elektronik. Berdasarkan data PT Inti Konten Indonesia, sistem E-Voting telah digunakan di 1.910 desa pada 16 provinsi sejak 2013 tanpa kendala berarti. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Kemendagri dalam memetakan manfaat, tantangan, dan tata kelola penerapan E-Voting secara lebih luas.

Selain itu, Wiyagus menyebut Indonesia perlu belajar dari keberhasilan negara seperti Brasil dalam percepatan rekapitulasi suara, Estonia dengan sistem internet voting, serta Amerika Serikat yang menerapkan audit surat suara. Di sisi lain, pengalaman negara seperti Jerman, Belanda, Irlandia, dan Norwegia juga menjadi pembelajaran penting terkait tantangan keamanan sistem dan kepercayaan publik.

“Pengalaman negara-negara tersebut menunjukkan bahwa E-Voting bukan semata soal kecepatan dan efisiensi, tetapi harus ditopang oleh regulasi, keamanan, audit, literasi pemilih, dan kepercayaan publik yang kuat,” tegas Wiyagus.

Wiyagus menilai kehadiran DESLab menjadi langkah strategis bagi Kemendagri dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan modern yang semakin dipengaruhi isu digitalisasi, kecerdasan buatan, dan keamanan siber. Ia berharap fasilitas ini mampu memperkuat objektivitas dalam mengkaji risiko kebijakan dan menjadi sarana pembelajaran mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi.

“DESLab BSKDN adalah pesan bahwa Kemendagri siap beradaptasi dan siap menyiapkan kebijakan pemerintahan dalam negeri yang relevan dengan perkembangan zaman,” pungkas Wiyagus.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemerintah Mulai Penyusunan RPP Perubahan Kedua tentang Majelis Rakyat Papua
Afrijal Dahrin: Latsar CPNS Fokus pada Solusi dan Inovasi Kerja
Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara kepada CPNS 2026
Ratusan Ribu Warga Sudah Gunakan IKD untuk Layanan Publik
Dirjen Dukcapil Soroti Pentingnya SDM dalam Era Dukcapil Go Digital
Ketum TP PKK Ingatkan Gadget Harus Jadi Sarana Pengembangan Diri
Wamendagri Bima Arya: Zona Nyaman Penghambat Lahirnya Pemimpin Hebat
Wamendagri Bima Arya: Banyak Kebijakan, Minim Implementasi di Daerah

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:46 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong DESLab Jadi Pusat Pengembangan Pengetahuan Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44 WIB

Pemerintah Mulai Penyusunan RPP Perubahan Kedua tentang Majelis Rakyat Papua

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:14 WIB

Afrijal Dahrin: Latsar CPNS Fokus pada Solusi dan Inovasi Kerja

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:42 WIB

Ratusan Ribu Warga Sudah Gunakan IKD untuk Layanan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:34 WIB

Dirjen Dukcapil Soroti Pentingnya SDM dalam Era Dukcapil Go Digital

Berita Terbaru

Banten

PWI Dukung MA Ciptakan Pedoman Media yang Akuntabel

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB