JOGJAOKE.COM, KOTABEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe ajak para camat dan lurah perkuat kolaborasi menjaga kerukunan umat beragama dan harmoni sosial.
“Kegiatan ini merupakan ruang interaksi dan dialog. Pertemuan ini digelar sebagai ajang koordinasi, terutama bagi para perangkat wilayah, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengimplementasikan semangat menjaga kerukunan dan harmoni sosial,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe
Lanjutnya mengatakan kegiatan ini bukan hanya sebagai ruang interaksi untuk para pimpinan wilayah saja, namun hasil dari kegiatan ini dapat langsung diimplementasikan ditingkat wilayah.
“Kegiatan ini merupakan ruang interaksi, sebenarnya bukan hanya birokrasi yang ada di pimpinan wilayah, namun hasil dari kegiatan ini harus sampai dengan di bawah. Yang paling utama adalah memahami kondisi wilayahnya, koordinasi bersama-sama hingga lingkup RW dan RT,” jelas Wawali Abdul Harris Bobihoe
Pihaknya mencontohkan peristiwa yang terjadi pada Agustus lalu di beberapa wilayah saat terjadi aksi unjuk rasa. Dengan kolaborasi dan sinergi bersama perangkat Forkopimda para tokoh, camat, lurah hingga tingkat bawah, maka dampak dari aksi saat itu bisa segera diselesaikan.
Ia menyebut kegiatan ini menjadi momentum untuk menjaga Kota Bekasi bersama sehingga kota yang nyaman terwujud.
Lebih lanjut, dalam upaya menjadikan Bekasi sebagai kota global yang berdaya saing, Ia mengajak jajarannya untuk tidak hanya membuat keputusan yang baik, tetapi juga membangun komunikasi secara baik dan apa adanya kepada publik.
Ia pun memaparkan beberapa potensi kerawanan yang terjadi di wilayah, dan meminta pimpinan wilayah dapat menyelesaikan dengan bijak.
Di akhir sambutan, Ia kembali menegaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan sinergitas lintas sektor antara para camat, lurah, serta tokoh wilayah. (lsi)
Sumber : Diskominfostandi






