Posyandu Diminta Hadir Langsung di Tengah Masyarakat untuk Perkuat Pelayanan Warga

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh Utara – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian membagikan bantuan sosial di hunian sementara (huntara) Desa Ulee Rubek Timur, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu (29/4/2026). Tri menegaskan, kegiatan Posyandu tidak harus selalu dilaksanakan di dalam gedung, tetapi juga dapat dilakukan langsung di tengah masyarakat agar manfaatnya lebih dirasakan warga.

Dalam kunjungan tersebut, Tri juga menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang sehat, terdidik, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari keluarga melalui perencanaan yang matang, pemenuhan gizi, pendidikan, serta pembekalan keterampilan bagi anak-anak sejak dini.

“Kita juga diberikan akal untuk memikirkan bagaimana nasib mereka. Ini kita selalu mendengar Indonesia Emas pada tahun 2045, yaitu tinggal 19 tahun lagi ya, 19 tahun lagi, 2045 itu diperkirakan angkatan kerja penduduk Indonesia itu adalah yang terbanyak,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, yakni saat jumlah penduduk usia produktif menjadi yang terbanyak. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu memanfaatkan peluang tersebut.

Tri menambahkan agar warga tidak salah memahami pandangan “banyak anak banyak rezeki”. Ketika orang tua memutuskan memiliki anak, hal tersebut perlu disikapi dengan perencanaan yang matang dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga agar seluruh anak dapat tumbuh secara layak dan berkualitas.

“Jadi mohon untuk Ibu-Ibu ataupun Bapak-Bapak yang ingin mempunyai anak, perhatikan kesejahteraan mereka,” lanjutnya.

Menurutnya, orang tua tidak bisa hanya menyerahkan masa depan anak berjalan apa adanya. Setiap keluarga perlu memperhitungkan kemampuan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta lingkungan tumbuh kembang anak secara bijak.

“Kita harus merencanakan, mereka harus hidup yang layak, yang bisa bersaing, yang bisa meningkatkan kehidupan mereka lebih layak, lebih baik,” ujarnya.

Selain menyoroti pendidikan anak, Tri juga mendorong masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah, seperti menanam cabai, tomat, dan sayuran guna membantu memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

“Saya harapkan nanti ada pembimbing, ada penyuluh yang bisa juga membantu bagaimana menanam palawija dengan baik. Paling tidak itu mengurangi belanja dapur karena rutin, pasti belanja cabai itu rutin,” terangnya.

Ia berharap semangat gotong royong masyarakat terus tumbuh, termasuk dalam menghadapi dampak bencana banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Adapun dalam kesempatan tersebut, Tri menyerahkan bantuan TP Posyandu bagi warga Huntara Desa Ulee Rubek Timur yang terdiri atas sembako sebanyak 117 paket, perlengkapan ibadah 117 paket, perlengkapan dapur dan makan 117 paket, perlengkapan sekolah 70 paket, pakaian sebanyak 2.618 potong, serta makanan ringan anak 100 paket.

Acara ini turut dihadiri Ketua TP Posyandu Provinsi Aceh Marlina Muzakir, Wakil Ketua TP Posyandu Provinsi Aceh Mukarramah Fadhlullah, Ketua TP Posyandu Kabupaten Aceh Utara Musliana Ismail, Keuchik Ulee Rubek Timur Azhari, serta pengurus TP Posyandu Pusat dan pengurus TP PKK Pusat.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Jawab Tantangan Global, Menko AHY Ajak Tim Ekspedisi Patriot jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045
Lawan Disinformasi, Kemendagri Bekali Pranata Humas dengan Strategi Komunikasi Berbasis AI
Perjuangan Aji Bayu Ramadhan, Dari Anak Buruh Bangunan Menuju Prestasi Kartika Astha Brata
Menko AHY: Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi agar Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN melalui Program Beasiswa Luar Negeri
Sekjen Kemendagri Tekankan Peran Pamong Praja Muda IPDN sebagai Agen Perubahan
Mendagri Tito Lepas 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Siap Mengabdi di Berbagai Daerah
Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan melalui Koordinasi Intensif

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:25 WIB

Jawab Tantangan Global, Menko AHY Ajak Tim Ekspedisi Patriot jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:48 WIB

Lawan Disinformasi, Kemendagri Bekali Pranata Humas dengan Strategi Komunikasi Berbasis AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:30 WIB

Perjuangan Aji Bayu Ramadhan, Dari Anak Buruh Bangunan Menuju Prestasi Kartika Astha Brata

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:42 WIB

Menko AHY: Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi agar Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:56 WIB

Kemendagri Perkuat Kompetensi ASN melalui Program Beasiswa Luar Negeri

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Forum Jogja Damai Kawal Aksi Mahasiswa Tetap Aman Kondusif

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB