Condongcatur Gandeng AMIKOM Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD Digital

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggandeng Universitas AMIKOM Yogyakarta meningkatkan kompetensi pendidik PAUD melalui workshop media digital demi pembelajaran berkualitas dan adaptif. Workshop berlangsung selama dua hari, 23 hingga 24 Juli 2026, di Kampus Universitas AMIKOM Yogyakarta, diikuti empat puluh pendidik PAUD ‎se-Condongcatur.

Plt Lurah Condongcatur Budi Arto menegaskan, “Kolaborasi ini menjadi langkah nyata meningkatkan kualitas pendidik PAUD menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi digital.” Perwakilan LPPM Universitas AMIKOM Yogyakarta, Rizqi Sukma Kharisma, mengatakan, “Kampus kami selalu terbuka membangun kolaborasi bersama pemerintah maupun masyarakat.”

Menurut Rizqi, Universitas AMIKOM menyediakan tenaga ahli, laboratorium komputer, narasumber, ruang pembelajaran, serta pendampingan guna mendukung peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan. “Berbagai fasilitas kampus dapat dimanfaatkan mendukung kegiatan masyarakat dan memperkuat sinergi bersama Kalurahan Condongcatur melalui program yang berdampak nyata,” ujar Rizqi.

Rizqi juga menyampaikan permohonan maaf karena Rektor Universitas AMIKOM Yogyakarta berhalangan hadir akibat menjalankan tugas akademik sebagai penguji program magister dan doktor. Budi Arto menyampaikan apresiasi tinggi kepada Universitas AMIKOM Yogyakarta atas dukungan luar biasa memperkuat sumber daya manusia, khususnya peningkatan kompetensi pendidik PAUD Condongcatur. “Manfaatkan kesempatan belajar ini sebaik-baiknya karena fasilitas tersedia sangat mendukung peningkatan kompetensi dan kualitas layanan pendidikan anak usia dini,” tegas Budi.

Ia optimistis, semangat belajar para pendidik dipadukan dukungan perguruan tinggi akan melahirkan layanan PAUD yang semakin berkualitas, kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Kamituwa Condongcatur Al Thouvik Sofisalam mengapresiasi dedikasi pendidik PAUD yang terus meningkatkan kapasitas meski berasal dari latar belakang pendidikan beragam. “Pemerintah Kalurahan Condongcatur berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi maupun kualifikasi akademik pendidik secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah,” ungkap Thouvik Sofisalam.

Workshop mendukung implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam berbasis permainan, pembelajaran berdiferensiasi, serta penguatan kemampuan fondasional anak usia dini. Peserta mendapatkan materi pemanfaatan media digital, praktik membuat media pembelajaran sederhana, serta pendampingan langsung di Laboratorium Komputer Universitas AMIKOM Yogyakarta bersama narasumber. “Kolaborasi ini diharapkan melahirkan pendidik PAUD profesional, adaptif, kreatif, sekaligus memperkuat kualitas generasi Condongcatur menghadapi tantangan masa depan,” tutup panitia penyelenggara.(ady)

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB