JOGJAOKE.COM, Jakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 dengan menyediakan beragam skema beasiswa. Di antaranya adalah Beasiswa Hafizh UMY serta Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi yang ditujukan bagi calon mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi.
Mengacu pada laman resmi Beasiswa UMY, Beasiswa Hafizh tidak dibatasi hanya untuk program studi keagamaan. Sementara itu, Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi dirancang untuk memperluas akses pendidikan kedokteran bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Beasiswa Hafizh UMY
Beasiswa Hafizh UMY 2026 memberikan pembebasan biaya studi selama empat tahun dengan evaluasi setiap akhir tahun akademik. Penerima beasiswa wajib mempertahankan indeks prestasi minimal 3,00 untuk program studi ilmu sosial dan 2,75 untuk ilmu eksakta.
Selain itu, mahasiswa penghafal Alquran 30 juz harus mampu menjaga hafalannya, sedangkan penghafal di bawah 30 juz diwajibkan menambah hafalan setiap semester. Penerima beasiswa juga dituntut aktif dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di lingkungan UMY.
Beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, MAK, atau sederajat tahun 2024–2026 dengan hafalan Alquran minimal lima juz, dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan resmi, serta tidak sedang menerima beasiswa lain.
Adapun program studi yang dapat dipilih mencakup bidang sosial, humaniora, sains, dan teknik, mulai dari Pendidikan Agama Islam, Manajemen, Hukum, Hubungan Internasional, hingga Teknik Sipil, Farmasi, Keperawatan, dan sejumlah program vokasi.
Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi
UMY juga menyediakan Beasiswa Dokter dan Dokter Gigi 2026 bagi calon mahasiswa baru program S1 Kedokteran, S1 Kedokteran Gigi, serta program profesi. Beasiswa ini mencakup pembebasan biaya studi tujuh semester untuk jenjang sarjana dan empat semester untuk profesi, disertai bantuan biaya hidup, buku, penelitian tugas akhir, serta fasilitas asrama selama dua semester.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia lulusan SMA atau MA jurusan IPA tahun 2025–2026 dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Syarat lain meliputi potensi akademik yang baik, tidak buta warna, serta pendidikan orang tua maksimal S1 atau D4.
Prioritas diberikan kepada anak asuh panti asuhan atau pondok pesantren Muhammadiyah/’Aisyiyah, siswa SMA/MA Muhammadiyah dari keluarga kurang mampu, serta kader Muhammadiyah.
Penerima beasiswa diwajibkan menyelesaikan studi tepat waktu, mempertahankan IP minimal 2,75, aktif di IMM, melaporkan perkembangan studi secara berkala, serta bersedia mengabdi di Amal Usaha Muhammadiyah bidang kesehatan setelah lulus.
Informasi lengkap mengenai jenis beasiswa dan pendaftaran mahasiswa baru UMY 2026 dapat diakses melalui laman beasiswa.umy.ac.id dan admisi.umy.ac.id. (ihd)






