UMY Buka 10 Program Dokter Spesialis, Perkuat Pasokan Tenaga Medis Nasional

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan sembilan Surat Keputusan (SK) pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus. (Dok UMY)

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melaksanakan sembilan Surat Keputusan (SK) pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus. (Dok UMY)

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Keterbatasan jumlah dan belum meratanya distribusi dokter spesialis masih menjadi persoalan mendasar dalam sistem kesehatan Indonesia. Kekurangan ini tidak hanya memengaruhi mutu layanan medis, tetapi juga memperlebar kesenjangan akses kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merespons tantangan tersebut dengan langkah konkret. Perguruan tinggi ini resmi mengantongi sembilan Surat Keputusan (SK) pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sekaligus. Program tersebut meliputi Kedokteran Keluarga Layanan Primer, Jantung dan Pembuluh Darah, Radiologi, Ilmu Kesehatan Anak, Obstetri dan Ginekologi, Psikiatri, Patologi Klinik, Anestesiologi dan Terapi Intensif, serta Ortopedi dan Traumatologi.

Selain itu, UMY telah lebih dahulu memperoleh SK pendirian PPDS Bedah pada September 2025. Dengan demikian, total terdapat 10 program PPDS yang akan dijalankan.

Sekretaris UMY, Bachtiar Dwi Kurniawan, menegaskan bahwa pembukaan program-program tersebut merupakan wujud komitmen kampus dalam mendukung penguatan sistem kesehatan nasional.

“Indonesia hingga kini masih menghadapi kekurangan dokter spesialis. Ketika pemerintah membuka ruang bagi seluruh elemen bangsa untuk berkontribusi, UMY memilih untuk mengambil peran aktif,” ujar Bachtiar saat ditemui di Yogyakarta, Rabu (21/1).

Sebagai tindak lanjut terbitnya SK pendirian, UMY akan melakukan sosialisasi sekaligus peluncuran resmi seluruh program PPDS tersebut. Agenda kick off dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari 2026.

“Total ada sepuluh program PPDS yang akan diluncurkan. Setelah itu, proses administrasi dan pendaftaran segera kami siapkan agar calon peserta dapat mendaftar,” katanya.

Dalam menjamin mutu pendidikan, UMY menegaskan kesiapan sarana dan prasarana telah menjadi perhatian utama sebelum pengajuan izin pendirian. Rumah sakit pendidikan disiapkan sebagai pusat pembelajaran klinik dan pembentukan kompetensi profesional dokter spesialis.

“Sebelum izin diajukan, kami memastikan rumah sakit pendidikan telah siap, mulai dari fasilitas medis, ruang profesional, hingga tempat tinggal residen. Saat visitasi dilakukan, seluruh aspek infrastruktur sudah terpenuhi,” ujar Bachtiar.

Terkait pembiayaan, biaya pendidikan PPDS di UMY bersifat variatif, menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing program studi. Meski demikian, pihak universitas berkomitmen menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan dan keterjangkauan biaya.

“Setiap program memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun, komitmen kami adalah menyediakan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas dan tetap terjangkau,” tegasnya.

Melalui pembukaan 10 program PPDS tersebut, UMY berharap dapat berkontribusi nyata dalam percepatan pemenuhan serta pemerataan dokter spesialis di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran PPDS UMY juga diharapkan memperkuat peran Muhammadiyah dalam upaya menyehatkan kehidupan bangsa.

Berita Terkait

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA
UMY Beri Potongan UKT hingga 100 Persen bagi Mahasiswa Terdampak Bencana
Rektor Cup 2026 UMY, Ajang Silaturahmi 16 Instansi DIY Lewat Bulu Tangkis
UMY Kembangkan Terapi Berkuda Difabel lewat Pengabdian Dosen
UMY Tambah Dua Program Dokter Spesialis, Perkuat Pendidikan Neurologi dan Kesehatan Mata
UMY Perkuat Reputasi Global lewat Kerja Sama dengan Universitas Filipina dan China
UMY Perkuat Ideologi dan Orientasi Kepemimpinan Lewat Darul Arqam Pejabat Struktural
UMY Bentuk Satgas PPKPT, Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan di Kampus

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:01 WIB

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:02 WIB

UMY Beri Potongan UKT hingga 100 Persen bagi Mahasiswa Terdampak Bencana

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:37 WIB

Rektor Cup 2026 UMY, Ajang Silaturahmi 16 Instansi DIY Lewat Bulu Tangkis

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:18 WIB

UMY Kembangkan Terapi Berkuda Difabel lewat Pengabdian Dosen

Senin, 9 Februari 2026 - 17:53 WIB

UMY Tambah Dua Program Dokter Spesialis, Perkuat Pendidikan Neurologi dan Kesehatan Mata

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB