UMY Jadi Kampus Pertama Gelar Jogja International Batik Biennale 2025

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta  — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi perguruan tinggi pertama yang dipercaya menjadi tuan rumah rangkaian Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2025. Dengan tema “Batik Goes to Campus”, acara ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap batik sekaligus mendorong semangat pelestariannya.

Perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Anton Raharjo, menyebut penyelenggaraan JIBB di UMY menjadi momentum penting memperluas ekosistem batik di kalangan mahasiswa.

“Ini sudah JIBB yang kelima, tapi baru kali ini ada Batik Goes to Campus. Sebelumnya kami menggelar Goes to School di SMA 6 Yogyakarta dan SMA 1 Sewon. Untuk kampus, UMY yang pertama, lalu menyusul UII dan UPN,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).

Anton menilai partisipasi mahasiswa sangat positif, termasuk kehadiran mahasiswa internasional. “Ada delapan sampai sepuluh mahasiswa asing dari Pakistan hingga Singapura. Ini di luar ekspektasi kami,” katanya.

Dengan tema besar “Batik in Motion: Visiting Tradition and Modernity”, JIBB 2025 menegaskan batik bukan sekadar warisan statis, melainkan tradisi yang terus bergerak mengikuti zaman. Dalam peragaan busana, sejumlah dosen dan guru besar UMY tampil sebagai model, membawakan karya batik tradisional hingga modern hasil rancangan perajin muda Yogyakarta, Bayu Permadi dan Mudrika Almuna.

Rangkaian JIBB 2025 yang berlangsung hingga Senin (22/9) meliputi seminar internasional, pameran batik, hingga kegiatan unik “Sebatik” atau bersepeda sambil mengenakan busana batik. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan komunitas diharapkan mempercepat pengembangan batik serta menempatkan Yogyakarta sebagai salah satu pusat mode dunia.

“Harapan kami, dari kampus inilah lahir semangat pelestarian sekaligus inovasi batik. Batik tidak hanya tradisi, melainkan bagian dari gaya hidup modern dan mendunia,” ujar Anton. (ihd)

Berita Terkait

Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional
Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi
UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga
Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan
UMY Kembangkan Akuaponik dari Air Wudhu, Dorong Kemandirian Pangan Warga Sleman
UMY Perkuat Literasi AI di Mindanao, Dorong Tata Kelola Digital Inklusif di ASEAN
Penguatan Pendidikan Islami dan Kaderisasi, Dosen UMY Dampingi Warga Muhammadiyah Merdikorejo

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:27 WIB

Pakar UMY: Lonjakan Harga Plastik Cermin Rapuhnya Struktur Industri Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 23:22 WIB

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Minggu, 12 April 2026 - 22:04 WIB

UMY Tanam Harapan di Lereng Merapi, Greenhouse Cangkringan Jadi Awal Kemandirian Warga

Sabtu, 11 April 2026 - 15:38 WIB

Pakar UMY: Gejolak Timur Tengah Jadi Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 15:59 WIB

UMY Kukuhkan 1.390 Lulusan, Rektor Tekankan Sinergi Kompetensi Global dan Nilai Kemanusiaan

Berita Terbaru