Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Peluncuran Bekalista dan Pasar Rakyat UMi 2026, UMKM Kian Diperkuat

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa resmi membuka rangkaian Pasar Rakyat Ultra Mikro (UMi) 2026 di Sasana Hinggil Dwi Abad, Keraton Yogyakarta, Kamis (16/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menkeu bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X juga meluncurkan Ekosistem Becak Kayuh Listrik Pariwisata (Bekalista) sebagai upaya memperkuat sektor UMKM, transportasi ramah lingkungan, dan pariwisata berbasis budaya.

Peluncuran Bekalista menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memodernisasi transportasi tradisional tanpa menghilangkan nilai budaya yang telah menjadi identitas Kota Yogyakarta.

“Hari ini kita melihat salah satu pemberdayaan berbasis komunitas, Bekalista, di mana tradisi bukan penghalang kemajuan, tetapi memberi arah agar kemajuan tidak kehilangan jati diri. Ini bukan cerita tentang mengganti becak lama dengan yang baru, tetapi menjaga ikon lama dengan memberi energi baru,” kata Purbaya dalam sambutannya.

Menurut Menkeu, program Bekalista merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melestarikan budaya lokal, sekaligus mendukung percepatan implementasi kawasan rendah emisi (low emission zone) di kawasan Malioboro.

Pada tahap awal, pemerintah menyerahkan 80 unit becak kayuh listrik kepada para pengemudi becak di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Seluruh penerima manfaat telah melalui proses kurasi dan verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

Yang membedakan program ini dari bantuan transportasi pada umumnya adalah pembangunan ekosistem pendukung secara menyeluruh. Selain menyediakan kendaraan, pemerintah juga menghadirkan layanan perawatan dan infrastruktur pendukung agar operasional becak listrik dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ekosistem tersebut meliputi 12 stasiun pengisian daya (charging station) yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, 1 unit bengkel bergerak (mobile workshop), serta 8 unit baterai cadangan yang dapat digunakan apabila terjadi kendala teknis di lapangan.

Tak hanya itu, pemerintah juga membangun bengkel induk Bekalista di SMK Negeri 3 Yogyakarta sebagai pusat perawatan kendaraan sekaligus sarana pembelajaran bagi siswa melalui konsep teaching factory.

Menkeu menegaskan bahwa seluruh proses produksi hingga pengembangan ekosistem Bekalista melibatkan 100 persen tenaga lokal Yogyakarta, mulai dari tenaga teknik, perakitan kendaraan listrik, hingga sekolah kejuruan.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti mengatakan implementasi Bekalista diproyeksikan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan pengemudi becak, kesehatan pekerja, hingga penguatan sektor pariwisata hijau di Yogyakarta.

Menurutnya, penggunaan becak listrik akan membuat mobilitas wisatawan semakin nyaman sekaligus memperkaya pengalaman wisata khas Yogyakarta.

“Bagi Yogyakarta, Bekalista dapat memperkaya pengalaman wisata dan mendorong belanja wisatawan pada produk serta jasa lokal,” ujarnya.

Keberlanjutan program ini ditopang oleh tiga pilar utama, yakni penguatan kelembagaan melalui Koperasi Mobilitas Nasional Indonesia, peningkatan kapasitas mekanik lokal, serta digitalisasi layanan melalui platform JogjaKita untuk memperluas akses pemasaran dan transaksi.

Selain peluncuran Bekalista, Kementerian Keuangan juga menggelar Pasar Rakyat UMi 2026 yang menjadi agenda tahunan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dalam mendukung pelaku usaha ultra mikro, khususnya yang belum memiliki akses pembiayaan perbankan (non-bankable).

Mengusung tema “UMKM Tangguh Pilar Ekonomi”, kegiatan ini menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan PIP, Kemenkeu Satu, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pemerintah daerah, dan berbagai mitra lainnya.

Pengunjung tidak hanya dapat berbelanja produk UMKM, tetapi juga memanfaatkan berbagai layanan publik seperti Samsat, pembayaran pajak daerah, layanan Kemenkeu Satu, hingga menikmati beragam hiburan yang melibatkan pelaku usaha lokal di kawasan Alun-Alun Selatan Keraton Yogyakarta.

Melalui Pasar Rakyat UMi 2026 dan peluncuran Bekalista, pemerintah berharap pemberdayaan UMKM tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi hijau, memperkuat pariwisata berkelanjutan, serta menjaga warisan budaya Indonesia di tengah perkembangan teknologi. (Aga)

Berita Terkait

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan
Kolam Koi Picu Gejolak, Warga Sampangan Desak Ditutup Total

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Senin, 28 September 2026 - 15:39 WIB

Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo

Berita Terbaru