UMY Bentuk Satgas PPKPT, Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan di Kampus

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  meresmikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) melalui kegiatan Kick Off dan Pembekalan Satgas yang digelar Jumat (30/1/2026). (Humas UMY)

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meresmikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) melalui kegiatan Kick Off dan Pembekalan Satgas yang digelar Jumat (30/1/2026). (Humas UMY)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Di tengah sorotan publik terhadap maraknya kasus kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkuat ekosistem perlindungan sivitas akademika dengan meresmikan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT). Langkah tersebut ditandai melalui kegiatan Kick Off dan Pembekalan Satgas yang digelar Jumat (30/1/2026).

Wakil Rektor UMY Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., menegaskan bahwa kekerasan di kampus tidak boleh dipersempit hanya pada bentuk fisik atau seksual. Kekerasan verbal, simbolik, hingga praktik perundungan, menurut dia, kerap luput dari perhatian karena dianggap sebagai hal yang wajar dalam relasi akademik.

“Banyak kekerasan yang tidak tampak secara fisik, tetapi dampaknya bisa sangat panjang dan merusak psikologis korban. Kekerasan verbal dan simbolik sering dinormalisasi, padahal itu sama berbahayanya,” ujar Zuly.

Pembentukan Satgas PPKPT, lanjut Zuly, merupakan komitmen kebijakan institusional UMY untuk mencegah dan menangani segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus. Komitmen itu mencakup relasi antarmahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga hubungan antara pimpinan dan bawahan.

Satgas PPKPT UMY dirancang bekerja secara berjenjang, mulai dari tingkat fakultas hingga universitas. Mekanisme ini memungkinkan penyelesaian kasus dilakukan secara proporsional sesuai tingkat kompleksitas persoalan.

“Kasus-kasus tertentu dapat diselesaikan di tingkat fakultas. Namun, apabila menyangkut relasi kuasa atau persoalan yang lebih kompleks, penanganannya akan ditarik ke tingkat universitas,” kata Zuly.

Ketua Satgas PPKPT UMY, Dr. King Faisal Sulaiman, LLM., menjelaskan bahwa satgas bekerja dengan sistem yang terukur dan berbasis regulasi. Seluruh proses penanganan berlandaskan keputusan rektor, peraturan internal penanganan kekerasan, serta buku pedoman teknis yang mengatur alur pelaporan hingga rekomendasi sanksi.

“Setiap laporan diproses secara profesional dan akuntabel. Ada tahapan verifikasi untuk memastikan perlindungan terhadap korban, sekaligus menjamin kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar King.

Selain itu, Satgas PPKPT juga menyiapkan mekanisme respons cepat untuk kasus darurat yang berpotensi mengancam keselamatan atau berdampak luas. Untuk kasus tertentu, disediakan pula ruang mediasi dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan dan perlindungan korban.

Peluncuran Satgas PPKPT UMY ditandai dengan penandatanganan pakta integritas serta peluncuran buku pedoman PPKPT yang akan didistribusikan ke seluruh fakultas. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan UMY dalam membangun budaya kampus yang aman, inklusif, dan menolak segala bentuk kekerasan. (ihd)

Berita Terkait

UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang
Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman
LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45
Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik
Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian
UMY Gelar Pengabdian di Korsel, Angkat Isu Deteksi Dini Diabetes Warga Migran
Kekerasan Oknum Brimob di Tual, UMY: Unsur Kesengajaan Buka Pasal Pembunuhan
UMY Bagikan 5.000 Paket Takjil per Hari Secara Drive Thru di Sportorium

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:38 WIB

UMY Berangkatkan 340 Mahasiswa Mudik Gratis 2026 hingga Lampung dan Palembang

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:58 WIB

Perempuan dan Demokrasi Lokal: UMY Dorong Penguatan Kepemimpinan di Sleman

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:59 WIB

LEADS UMY: Memimpin Perubahan, Mencerahkan Dunia di Usia ke-45

Senin, 2 Maret 2026 - 10:34 WIB

Milad ke-45 UMY, Gubernur NTB Soroti Lemahnya Basis Sosiologis Kebijakan Publik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:00 WIB

Kematian Bripda Dirja Soroti Relasi Kuasa, Pakar UMY Desak Reformasi Pendidikan Kepolisian

Berita Terbaru