UMY Bangun Dapur Sentral Modern, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampus

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat langkah menuju kemandirian ekonomi dan tata kelola usaha yang profesional. Melalui anak perusahaannya, PT UMB (Umat Mandiri Berkemajuan) Boga, universitas ini memulai pembangunan Dapur Sentral UMB Boga, fasilitas produksi kuliner modern yang mengusung standar higienitas tinggi dan dilengkapi sistem pengolahan limbah ramah lingkungan.

Pembangunan yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Sabtu (1/11), berlangsung di area Gedung Dormitory UMY. Dapur baru tersebut berdiri di atas lahan seluas 1.453 meter persegi dengan dua lantai, dan akan menjadi pusat pengolahan makanan untuk kebutuhan internal kampus serta layanan eksternal.

Komisaris Utama PT UMB Boga, Prof Dr Nano Prawoto, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa relokasi fasilitas ini dilakukan untuk meningkatkan standar tata kelola dan kebersihan dapur yang sebelumnya berada di tengah area kampus.

“Dapur lama kami berada di pusat universitas, kurang ideal dari sisi sanitasi dan tata ruang. Relokasi ini memastikan fasilitas baru memenuhi standar higienitas dan lingkungan. Sistem pengolahan limbah juga dirancang agar tidak mencemari area sekitar,” ujar Prof Nano.

Sementara itu, Rektor UMY, Prof Dr Achmad Nurmandi, M.Sc., menyampaikan bahwa pembangunan dapur senilai Rp4,2 miliar ini merupakan bentuk nyata komitmen universitas dalam memperkuat lini bisnis kampus. Menurutnya, Muhammadiyah tidak hanya perlu kuat di bidang pendidikan, tetapi juga dalam sektor ekonomi.

M.Si“Kemandirian finansial kampus menjadi hal penting. Kita tidak bisa hanya bergantung pada dana pendidikan, tapi harus mengembangkan potensi usaha secara profesional,” ujarnya.

Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMY, Dr H Agung Danarto, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas langkah PT UMB Boga. Ia menilai kualitas layanan kuliner UMY selama ini telah dikenal baik oleh berbagai lembaga Muhammadiyah, namun peningkatan mutu dan penguatan budaya kerja tetap perlu dilakukan.

“Kualitas rasa sudah baik, tapi perlu ditopang budaya kerja profesional dan nilai-nilai Muhammadiyah. Investasi bukan hanya pada bangunan, tetapi juga pada sumber daya manusianya,” kata Agung.

Dengan berdirinya dapur modern ini, UMY menargetkan UMB Boga menjadi pusat produksi kuliner berstandar tinggi yang tidak hanya melayani kebutuhan kampus, tetapi juga berkembang menjadi pusat pelatihan SDM kuliner dan model bisnis katering Muhammadiyah di masa depan. (ihd)

Berita Terkait

Guru Besar UMY: Literasi Tertinggal, Ruang Digital Kian Memperlebar Polarisasi
Banjir Putus Komunikasi, Mahasiswa UMY Bertahan Sambil Tunggu Kabar Keluarga
UMY-Kemlu Rumuskan Terobosan Diplomasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan
UMY Tekankan Pelayanan Prima Berbasis Nilai Islam untuk Perkuat Budaya Melayani
UMY Siapkan Lulusan Hadapi Peta Baru Dunia Kerja
UMY Ulurkan Kemanusiaan untuk Mahasiswa Penyintas Bencana
Mahasiswa UMY Raih Juara 1 Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional 2025
UMY Siapkan Magister PAI Sebagai Wadah Studi Islam Integratif

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:00 WIB

Guru Besar UMY: Literasi Tertinggal, Ruang Digital Kian Memperlebar Polarisasi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:55 WIB

Banjir Putus Komunikasi, Mahasiswa UMY Bertahan Sambil Tunggu Kabar Keluarga

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:33 WIB

UMY-Kemlu Rumuskan Terobosan Diplomasi untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:27 WIB

UMY Tekankan Pelayanan Prima Berbasis Nilai Islam untuk Perkuat Budaya Melayani

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:41 WIB

UMY Siapkan Lulusan Hadapi Peta Baru Dunia Kerja

Berita Terbaru