Sarjana Jadi Ojol, Pakar UMY: Katup Pengaman atau Sinyal Kerapuhan Pasar Kerja?

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Profesor Dr Imamudin Yuliadi (Dok UMY)

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Profesor Dr Imamudin Yuliadi (Dok UMY)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Maraknya lulusan perguruan tinggi yang memilih bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) memunculkan kembali perdebatan mengenai ketahanan pasar kerja nasional. Fenomena ini dinilai sebagian pihak sebagai tanda darurat ketenagakerjaan, tapi sebagian lain melihatnya sebagai dinamika baru ekonomi digital yang semakin inklusif.

Berita Terkait

Limbah Tempurung Kelapa UMY Tembus Pasar Global, Diminati Eropa–Asia
UMY: Keprotokolan Seni Etika dan Komunikasi Penjaga Martabat Bangsa
Khutbah Jumat di UMY: Optimisme dan Spirit Kemajuan Hadapi Zaman Tak Pasti
UMY Rescue Buka Layanan Kesehatan Bergerak di Aceh Tengah, Akses Terhambat Banjir
UMY Buka Pendaftaran 2026/2027, Sediakan Beasiswa Hafizh hingga Dokter 
Pakar UMY: Perkebunan Sawit Takkan Pernah Bisa Gantikan Hutan Alami
UMY Rescue Buka Kembali Layanan Kesehatan di Aceh Tengah
Inaugurasi ATA UMY: 83 Alumni Rampungkan Program, Siap Melangkah ke Dunia Kerja

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:28 WIB

Limbah Tempurung Kelapa UMY Tembus Pasar Global, Diminati Eropa–Asia

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:05 WIB

UMY: Keprotokolan Seni Etika dan Komunikasi Penjaga Martabat Bangsa

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:51 WIB

Khutbah Jumat di UMY: Optimisme dan Spirit Kemajuan Hadapi Zaman Tak Pasti

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:22 WIB

UMY Rescue Buka Layanan Kesehatan Bergerak di Aceh Tengah, Akses Terhambat Banjir

Senin, 5 Januari 2026 - 18:16 WIB

UMY Buka Pendaftaran 2026/2027, Sediakan Beasiswa Hafizh hingga Dokter 

Berita Terbaru

Jawa Barat

Kepala Desa Tajursindang Bantah Tudingan Penyelewengan Dana Desa

Jumat, 16 Jan 2026 - 13:03 WIB