Penguatan Ekosistem Usaha Jadi Fokus SAPA UMKM, Wamendagri Bima Beri Apresiasi

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi peluncuran Sistem Aplikasi Pelayanan (SAPA) UMKM sebagai langkah untuk memperkuat ekosistem usaha melalui integrasi data dan kolaborasi lintas sektor. Hal itu disampaikan Bima saat menghadiri Soft Launching SAPA UMKM dalam mendukung Program Kesejahteraan Rakyat (PRO-KESRA) di Ruang Rapat Djunaedi Hadisumarto, Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Bima menyoroti persoalan data UMKM yang hingga kini masih menjadi tantangan di banyak daerah. Menurutnya, data pelaku UMKM antarorganisasi perangkat daerah (OPD) kerap berbeda sehingga menyulitkan proses pendampingan dan pengembangan usaha.

“Kalau berbicara tentang data UMKM, datanya itu beda-beda. Kadang bedanya ekstrem,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah (Pemda) kesulitan dalam menyusun langkah pembinaan yang tepat, mulai dari pendampingan perizinan hingga perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM.

Selain itu, Bima juga menilai karakteristik UMKM yang beragam membutuhkan pendekatan berbeda dalam proses pengembangan usaha.

“UMKM ini memang variannya beda-beda Pak, … Pendekatannya lain, ritmenya juga lain,” katanya.

Karena itu, ia menilai kehadiran SAPA UMKM menjadi langkah penting untuk menghadirkan basis data yang lebih terintegrasi sekaligus memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan dalam pengembangan UMKM.

Bima juga mendorong penguatan pola kerja kolaboratif (co-creation) yang melibatkan pemerintah, swasta, perguruan tinggi, dan komunitas dalam merancang solusi bagi pelaku UMKM.

“Ketika ada satu platform di mana di situ bisa duduk sama-sama semua, membangun prinsip co-creation, ini juga beberapa langkah lebih maju,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan aktif Pemda, khususnya dalam memperbarui dan memanfaatkan data UMKM secara berkelanjutan.

Menurut Bima, kepala daerah memiliki peran penting dalam memperbarui dan memutakhirkan data UMKM secara berkelanjutan karena menjadi pihak yang paling memahami kondisi lapangan serta kebutuhan pelaku usaha di masing-masing daerah.

Terakhir, Bima memastikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mendukung dan mengawal implementasi SAPA UMKM agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pemda.

“Kemendagri insyaallah mengawal ini … Kita pastikan kepala daerah mendorong ini agar bisa dimanfaatkan oleh teman-teman di daerah,” tandasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Satgas PRR Kebut Pemulihan Permanen Pascabencana
Sidang Ungkap Korban Miliki Riwayat Tumor Otak, Tim Hukum Sebut Kematian Murni Medis
Kasatgas Tito Apresiasi Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh
Hadapi Tantangan Masa Depan, Kemendagri Matangkan Desain Besar Penataan Daerah
Sumatera Masuki Fase Pemulihan Permanen Usai Terbitnya Renduk Pascabencana
Musisi hingga Kreator Konten Tak Dapat PPh Final 0,5%, Kemenekraf Siap Berkoordinasi
Kementerian Ekraf Lepas Delegasi Indonesia ke Cannes Lions 2026
Mendagri Beberkan Langkah Penataan PPPK di Daerah Saat Rapat Bersama DPR RI

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:36 WIB

Sinergi Pusat-Daerah Diperkuat, Satgas PRR Kebut Pemulihan Permanen Pascabencana

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:12 WIB

Sidang Ungkap Korban Miliki Riwayat Tumor Otak, Tim Hukum Sebut Kematian Murni Medis

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:13 WIB

Kasatgas Tito Apresiasi Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:26 WIB

Hadapi Tantangan Masa Depan, Kemendagri Matangkan Desain Besar Penataan Daerah

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Sumatera Masuki Fase Pemulihan Permanen Usai Terbitnya Renduk Pascabencana

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Forum Bhabinkamtibmas Menjadi Pionir di Lini Terdepan

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:11 WIB