JOGJAOKE.COM, BANTUL – Misteri kantong plastik berisi uang tunai yang sempat tercecer di Jalan Imogiri Timur akhirnya terungkap.
Setelah sempat menghebohkan warga dan pengguna jalan, pemilik sah uang seplastik kresek tersebut berhasil ditemukan.
Ia diketahui merupakan seorang pedagang ayam dari usaha Yaya Broiler yang hendak menyetorkan uang hasil dagangannya.
Peristiwa itu bermula pada Selasa (9/6/2026), saat sebuah kantong plastik berisi tumpukan uang ditemukan jatuh di depan stan Es Teh Umi, Jalan Imogiri Timur.
“Awalnya banyak warga penasaran karena menemukan plastik berisi uang di pinggir jalan. Informasinya kemudian menyebar dari mulut ke mulut,” ungkap salah seorang warga di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pemilik uang tersebut tidak menyadari kantong plastik itu terjatuh.
“Saat itu pemilik hendak menyetorkan uang hasil usahanya. Namun tas yang dibawanya ternyata dalam kondisi terbuka sehingga plastik berisi uang tergelincir ke jalan,” ujar sumber yang mengetahui kronologi kejadian tersebut.
Untuk memastikan bahwa uang itu benar milik pedagang Yaya Broiler, sejumlah bukti kuat dicocokkan.
“Salah satu bukti yang cukup meyakinkan adalah adanya aroma khas ayam pada kantong plastik dan lembaran uang yang ditemukan,” katanya.
Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi juga diperiksa guna memvalidasi jalur perjalanan dan momen saat uang tersebut jatuh dari kendaraan pemilik.
Meski pemiliknya telah ditemukan, kabar kurang menyenangkan turut menyertai akhir kisah ini. Setelah dihitung kembali, jumlah uang yang berhasil diamankan ternyata tidak sesuai dengan nominal awal.
“Diduga plastik sempat pecah atau terbuka saat terjatuh sehingga sebagian uang berceceran di jalan.
Ada kemungkinan sebagian lembaran uang telah diambil oleh oknum yang melintas sebelum semuanya berhasil diamankan,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membawa barang berharga.
“Pastikan tas dalam keadaan tertutup rapat dan periksa kembali barang bawaan sebelum berkendara,” pesan warga.
Di tengah kabar yang sempat membuat geger, kisah ini juga menunjukkan bahwa kejujuran dan kepedulian masyarakat masih menjadi harapan agar setiap barang yang hilang dapat kembali kepada pemiliknya.(WAW)






