Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Mangunrejo Akhirnya Miliki Jembatan Impian

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, WONOSOBO – Impian masyarakat Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar, yang telah dinantikan selama puluhan tahun akhirnya mulai terwujud.

Kodim 0707/Wonosobo resmi memulai pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang akan menghubungkan Desa Mangunrejo dengan Simbarjo, Kecamatan Selomerto, melalui acara selamatan yang digelar pada Selasa (9/6/2026).

Acara selamatan tersebut menjadi simbol dimulainya pembangunan infrastruktur yang selama ini sangat dinanti warga.

Jembatan Gantung Garuda akan membentang di atas Sungai Begaluh dan diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien bagi masyarakat di kedua wilayah.

“Kami memohon keselamatan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ungkap salah satu tokoh warga dalam kegiatan tersebut.

Kepala Desa Mangunrejo, Sarwono, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat yang telah tersimpan selama bertahun-tahun kini mulai menjadi kenyataan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dimulainya pembangunan jembatan ini. Sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat,” ujarnya.

“Jembatan ini sudah didambakan sejak lama sekali, mungkin sudah puluhan tahun yang lalu masyarakat memimpikan adanya jembatan. Alhamdulillah hari ini ada harapan mimpi tersebut bisa terwujud,” lanjut Sarwono.

Menurut Sarwono, selama ini warga menghadapi berbagai kesulitan saat menyeberangi Sungai Begaluh, terutama ketika membawa hasil pertanian.

Kondisi semakin berat saat musim hujan karena arus sungai menjadi deras dan masyarakat harus memanfaatkan alat seling untuk mengangkut barang maupun sarana transportasi.

“Ini sangat membantu sekali bagi masyarakat. Akses menjadi lebih lancar, hasil bumi bisa dibawa lebih mudah, dan perekonomian desa pasti akan bergeliat,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terpencil.

“Kami melaksanakan instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada TNI AD untuk membantu kesulitan masyarakat,” tegasnya.

“Semoga apa yang kami kerjakan ini dibantu dan didukung oleh semua pihak untuk kepentingan bersama,” tambah Yoyok.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Garuda, masyarakat kini menaruh harapan besar terhadap peningkatan konektivitas, kelancaran distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi desa.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan warga hingga ke pelosok daerah.

Berita Terkait

Selamat Memperingati HUT Pemerintah Kota Yogyakarta ke-79
Bagus Panuntun Buka Munas II KKI, Kebaya Nusantara Kian Berdaya
RT 03 Lahat Bergerak, Siap Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas
Indonesia Peringkat Keenam Dunia Anak _Zero-Dose,_ Dokter UMY Ingatkan Risiko Penyakit Mematikan
Biaya Hanya Rp50 Ribu, Kemenkum Buka Akses Mudah Pendirian Perseroan Perorangan
Membaca Korupsi dari Perspektif Kekuasaan
UMY Tekankan Peran Strategis Logistik dalam Menjamin Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Pelaku Rantai Pasok Didorong Perkuat Integrasi Data untuk Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:26 WIB

Puluhan Tahun Terisolasi, Warga Mangunrejo Akhirnya Miliki Jembatan Impian

Senin, 8 Juni 2026 - 14:04 WIB

Selamat Memperingati HUT Pemerintah Kota Yogyakarta ke-79

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:21 WIB

Bagus Panuntun Buka Munas II KKI, Kebaya Nusantara Kian Berdaya

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:36 WIB

RT 03 Lahat Bergerak, Siap Jadi Kampung Tertib Lalu Lintas

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:06 WIB

Indonesia Peringkat Keenam Dunia Anak _Zero-Dose,_ Dokter UMY Ingatkan Risiko Penyakit Mematikan

Berita Terbaru