Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Keseimbangan Karakter dan Kecerdasan

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandung — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya penguatan adab, karakter, dan keimanan bagi generasi Z di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, kecerdasan intelektual dan penguasaan sains harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral agar generasi muda mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan berintegritas.

“Yang perlu dititipkan kepada Gen-Z hari ini, kepada calon pemimpin masa depan adalah dua hal: pertama adalah kompetensi atau sains atau ilmu, dan kedua adalah karakter dan wisdom. Tentu kita semua sepakat bahwa karakter atau wisdom di atas semua, adab di atas ilmu,” ujar Bima dalam Opening Speech Musyawarah Kerja Nasional I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Aula Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).

Bima mengingatkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa fondasi moral dapat membuat seseorang kehilangan arah. Karena itu, generasi muda yang menjadi bagian besar dari kelompok usia produktif perlu membangun keseimbangan antara kompetensi keilmuan, karakter, dan kedalaman spiritual.

Ia juga mendorong Pemuda PERSIS untuk mampu menerjemahkan nilai-nilai dakwah ke dalam kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam memperkuat kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut Bima, lingkungan pergaulan memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus menentukan arah kepemimpinan seseorang. Karena itu, ia mengingatkan para kader muda agar menjaga lingkaran pertemanan dan memastikan orang-orang terdekat mereka memiliki nilai serta kredibilitas yang baik.

Selain penguatan karakter, Bima menyoroti tantangan Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi. Ia mengungkapkan, berdasarkan data Bank Dunia, hanya 34 dari 142 negara berpendapatan menengah yang berhasil bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi sejak 1990-an. Sementara itu, data SUPAS 2025 menunjukkan bahwa generasi Z dan milenial secara gabungan mencakup hampir 50 persen dari total populasi Indonesia.

Menurutnya, besarnya populasi generasi muda tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dikelola secara tepat. Terlebih, periode bonus demografi tidak berlangsung selamanya dan waktunya dapat berbeda di setiap daerah. Karena itu, generasi muda perlu memanfaatkan momentum tersebut dengan terus meningkatkan kapasitas sekaligus membangun jejaring dengan lingkungan yang dapat mendukung kepemimpinan mereka di masa depan.

“Stay in orbit. Bercita-cita menjadi pemimpin besar, tetap stay di orbit para pemimpin, jangan keluar dari orbit ini karena di situlah Anda akan dibesarkan oleh sesama pemimpin,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PP PERSIS Jeje Zaenudin, Ketua Dewan Hisbah PP PERSIS Zae Nandang, serta Ketua Umum PP Pemuda PERSIS Hilman Rasyid.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC
Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah
Dorong Pemda Bergerak Cepat, Wamendagri Tegaskan Penanggulangan TBC Harus Masuk Agenda Utama Pembangunan
Perjelas Peran Pemda hingga Desa, Wamendagri Dorong Sinergi Bersama Bebaskan Indonesia dari TBC
Bantu Pemulihan Korban Banjir Pidie Jaya, Satgas PRR Salurkan Bantuan Tali Asih
Sasar Enam Bidang Pelayanan Dasar, TP Posyandu Pusat Pacu Kinerja Pengurus dan Kader Posyandu Sorong
Mantapkan Layanan Masyarakat, TP Posyandu Pusat Dorong Penguatan Registrasi Posyandu di Kota Sorong

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Dorong Pemda Bergerak Cepat, Wamendagri Tegaskan Penanggulangan TBC Harus Masuk Agenda Utama Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Perjelas Peran Pemda hingga Desa, Wamendagri Dorong Sinergi Bersama Bebaskan Indonesia dari TBC

Berita Terbaru

Yogyakarta

Reresik Pesantren Jadi Aksi Nyata Santri Sleman Jaga Kerukunan

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:10 WIB