JOGJAOKE.COM, Jogja – Kerinduan masyarakat terhadap suasana pasar tempo dulu segera terobati. Pasar Kangen TBY 2026 kembali digelar di kompleks Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada 22–28 Juni 2026.
Mengusung tema “Ana Upaya Ana Upa”, ajang tahunan ini menghadirkan perpaduan pelestarian budaya, kreativitas masyarakat, dan penguatan ekonomi berbasis tradisi.
Kepala UPT Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati, mengatakan tema tersebut memiliki makna bahwa setiap usaha akan menghasilkan manfaat dan penghidupan.
“Filosofi Ana Upaya Ana Upa mencerminkan semangat masyarakat untuk terus menjaga tradisi, berkarya, dan membangun kemandirian ekonomi melalui aktivitas budaya yang berkelanjutan,” ujar Purwiati saat jumpa pers di TBY, Jumat (19/6).
Purwiati mengungkapkan antusiasme masyarakat mengikuti Pasar Kangen tahun ini sangat tinggi.
“Dari 687 pendaftar yang mengikuti proses seleksi dan kurasi, kami menetapkan 294 tenant yang sesuai dengan konsep kegiatan,” katanya.
Ia merinci, “Sebanyak 165 tenant merupakan kuliner tradisional, sedangkan 129 tenant lainnya bergerak di bidang kerajinan, barang antik, dan jasa.”
Menurut Purwiati, penyelenggaraan Pasar Kangen TBY 2026 yang didukung Dana Keistimewaan Tahun Anggaran 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana melestarikan kuliner tradisional, kerajinan, dan barang antik.
“Kami juga ingin mendukung pelaku UMKM, mempererat hubungan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata budaya Yogyakarta,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap Pasar Kangen dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis tradisi, serta memperluas ruang partisipasi publik dalam pemajuan kebudayaan,” imbuh Purwiati.
Sementara itu, Ketua Panitia Pasar Kangen TBY 2026, Hadi Susanto, menegaskan Pasar Kangen bukan sekadar pasar rakyat.
“Ini adalah ruang pelestarian budaya yang menghadirkan pengalaman nostalgia melalui kuliner tradisional, benda-benda antik, permainan rakyat, hingga suasana pasar tempo dulu,” katanya.
Hadi menambahkan, “Selain ratusan tenant, Pasar Kangen TBY 2026 juga akan dimeriahkan penampilan 19 grup kesenian di panggung Gelar Seni selama kegiatan berlangsung.”(WAW)






