Bank Mandiri Dorong Kesehatan Anak melalui Program Preventif di 10 Kota

Kamis, 23 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta berbagai fasilitas kesehatan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan preventif bagi anak melalui Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak. (Istimewa)

Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta berbagai fasilitas kesehatan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan preventif bagi anak melalui Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak. (Istimewa)

JOGJAOKE.COM, Jayapura – Setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, momentum tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menghadirkan layanan kesehatan, edukasi, dan dukungan yang membantu anak mencapai potensi terbaiknya sejak usia dini.

Di balik proses tumbuh kembang anak, terdapat berbagai aspek kesehatan yang perlu diperhatikan sejak usia dini, termasuk pemenuhan gizi dan deteksi terhadap kondisi kesehatan tertentu.

Namun, perjalanan tumbuh kembang anak masih menghadapi sejumlah tantangan kesehatan, sebagaimana tercermin dalam Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang mencatat tingkat prevalensi anemia pada anak balita usia 0 – 4 tahun mencapai 23,8 persen.

Melihat pentingnya dukungan terhadap kesehatan anak sejak dini, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta berbagai fasilitas kesehatan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan preventif bagi anak melalui Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak.

Program ini diselenggarakan di 10 kota pada 23 – 31 Juli 2026 dengan menjangkau sekitar 280 anak di setiap lokasi.

Melalui layanan kesehatan preventif ini, peserta memperoleh pemeriksaan yang mencakup skrining tumbuh kembang, pemeriksaan mata, gigi, dan hematologi sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan anak.

Bank Mandiri juga menghadirkan sesi edukasi bagi orang tua melalui konseling gizi dan pola asuh yang diberikan oleh tenaga kesehatan sesuai dengan hasil pemeriksaan.

Regional CEO XII Papua Antonius Budi Setiawan mengatakan, Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak Indonesia sekaligus memperkuat fondasi generasi masa depan yang sehat dan produktif.

“Melalui Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak, kami ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai bagian dari semangat Melayani Sepenuh Hati. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu semakin banyak keluarga memperoleh akses terhadap layanan kesehatan dan edukasi yang dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Budi, dalam keterangan resminya, Kamis (23/7).

Selain memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, para peserta juga menerima dukungan nutrisi berupa vitamin serta paket pangan bergizi yang terdiri atas susu, telur, dan kacang hijau.

Bantuan tersebut diharapkan dapat melengkapi upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat di lingkungan keluarga.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa Program Mandiri Bakti Kesehatan Anak merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-28 Bank Mandiri. Di tengah kinerja bisnis yang terus bertumbuh secara berkelanjutan, Bank Mandiri terus menjaga keseimbangan antara penciptaan nilai ekonomi dan kontribusi sosial bagi masyarakat.

Bank Mandiri optimistis sinergi yang terbangun melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial yang relevan, inklusif, dan berdampak positif di berbagai wilayah operasional.

“Kami meyakini bahwa investasi pada kesehatan anak sejak dini merupakan langkah penting untuk membangun generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan siap menjadi penggerak kemajuan bangsa,” pungkas Budi. (ihd)

Berita Terkait

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali
Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif
Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing
Jenguk Wali Nanggroe di Penang, Mendagri Sampaikan Salam Hangat dari Presiden
Wamendagri Bima Arya Ajak Daerah Manfaatkan APKASI Otonomi Expo 2026 untuk Tarik Investasi
Evaluasi Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemda Percepat Penyaluran

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirza: Hilirisasi Komoditas Harus Dimulai dari Desa

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:36 WIB

Sumatera Selatan

AMKI Lahat Dilantik, Tekankan Kolaborasi Media dan Pemerintah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:58 WIB

Foto Guru Besar UMY bidang Ilmu Sosiologi, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag.,

Yogyakarta

RUU Perampasan Aset, Pakar UMY: Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:18 WIB