Jenguk Wali Nanggroe di Penang, Mendagri Sampaikan Salam Hangat dari Presiden

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Malaysia – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjenguk Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, yang tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia, Selasa (25/8/2026).

Kunjungan tersebut dilaksanakan atas *perintah* langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Presiden memberikan penugasan kepada Mendagri setelah menerima laporan mengenai kondisi Wali Nanggroe yang sedang menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan selama hampir tiga bulan di Penang.

Dalam pertemuan tersebut, Mendagri menyampaikan salam hormat dan doa dari Presiden Prabowo agar Wali Nanggroe segera pulih serta dapat kembali ke Tanah Air.

Mendagri juga menyampaikan perhatian Presiden merupakan bentuk penghormatan kepada Wali Nanggroe sebagai tokoh yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan adat, budaya, dan persatuan masyarakat Aceh. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, Lembaga Wali Nanggroe merupakan kepemimpinan adat yang independen dan berwibawa serta berperan sebagai pemersatu masyarakat Aceh.

Kondisi Wali Nanggroe dilaporkan terus membaik. Kepada Mendagri, Tgk. Malik Mahmud menyampaikan proses pengobatannya hampir selesai dan dirinya telah mendekati tahap pemulihan penuh. Apabila tidak terdapat kendala, Wali Nanggroe merencanakan kembali ke Aceh pada awal September 2026.

Mendagri menyambut baik perkembangan kesehatan tersebut. Ia berharap Wali Nanggroe dapat menuntaskan seluruh tahapan pemulihan sesuai anjuran tim medis sebelum kembali menjalankan berbagai kegiatan di Aceh.

Di tengah masa pemulihan, Wali Nanggroe diketahui tetap mengikuti sejumlah agenda kelembagaan secara daring. Pada Juli 2026, misalnya, Tgk. Malik Mahmud mengikuti forum Mahkamah Agung mengenai penyusunan naskah akademik pembentukan Pengadilan Niaga Syariah saat menjalani pemulihan dan fisioterapi ortopedi di Penang.

Kunjungan Mendagri tersebut sekaligus mencerminkan perhatian pemerintah pusat terhadap kesehatan para tokoh masyarakat serta komitmen untuk terus merawat komunikasi, persaudaraan, dan hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat Aceh.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC
Tak Cuma Humas! Mendagri Minta Diskominfo Jadi Motor Utama Komunikasi Strategis Daerah
Dorong Pemda Bergerak Cepat, Wamendagri Tegaskan Penanggulangan TBC Harus Masuk Agenda Utama Pembangunan
Perjelas Peran Pemda hingga Desa, Wamendagri Dorong Sinergi Bersama Bebaskan Indonesia dari TBC

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC

Berita Terbaru