Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Badung – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah (Pemda) memperkuat semangat gotong royong dalam membantu daerah lain yang mengalami bencana. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (28/8/2026).

Mendagri menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan kondisi geografis yang memiliki potensi bencana di berbagai wilayah. Keberadaan banyak gunung berapi, wilayah laut yang luas, serta sungai-sungai yang melimpah membuat bencana dapat terjadi di berbagai daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan solidaritas antardaerah. Pemda yang memiliki kemampuan lebih dapat membantu daerah lain yang sedang menghadapi dampak bencana. “Bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Di sini kita memerlukan kegotongroyongan,” ujarnya.

Mendagri mengapresiasi sejumlah Pemda yang telah memberikan bantuan kepada daerah terdampak bencana, seperti di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebutkan, tak sedikit daerah yang menyalurkan bantuan, bahkan beberapa kepala daerah mendatangi langsung daerah terdampak bencana. “Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan [kepala daerah],” ujarnya.

Mendagri menekankan bahwa bantuan antardaerah tidak harus selalu dalam jumlah besar. Jika dilakukan secara bersama-sama, bantuan yang berasal dari berbagai Pemda dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat terdampak. “Jadi sekali lagi ini solidaritas kita saling membantu antardaerah ketika terjadi bencana ini kiranya dapat menjadi tradisi kita dan itu sangat bermanfaat, jujur sangat bermanfaat bagi daerah-daerah terdampak,” jelasnya.

Selain mendorong solidaritas antardaerah, Mendagri menyampaikan bahwa pemerintah pusat juga terus memberikan dukungan dalam penanganan dampak bencana, baik di Sumatera maupun NTT. Misalnya, di Sumatera, pemerintah pusat telah memberikan dukungan anggaran, termasuk tambahan Transfer ke Daerah (TKD). Sementara itu, di NTT, Presiden juga memberikan dukungan anggaran berupa tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) dengan total Rp200 miliar.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah
Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah
Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala BNPP Baru Pertajam Strategi Pengelolaan Kawasan Perbatasan
Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas
Peringatan Seperempat Abad Kota Tasikmalaya! Wamendagri Wiyagus Boyong Pesan Sinergi dan Transformasi Pembangunan
Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah
Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala BNPP Baru Pertajam Strategi Pengelolaan Kawasan Perbatasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas

Berita Terbaru