Merdeka untuk Sehat: Pemerintah Hadirkan Akses Layanan Kesehatan bagi Seluruh Anak Indonesia

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

drg. Christandi Prana Yuwana (Dokter Gigi, Residen Spesialis Radiologi). (Foto Ist).

drg. Christandi Prana Yuwana (Dokter Gigi, Residen Spesialis Radiologi). (Foto Ist).

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, berbagai pihak menyuarakan dukungannya terhadap program unggulan pemerintah di bidang kesehatan. Salah satu dukungan datang dari drg. Christandi Prana Yuwana, dokter Gigi Residen Spesialis Radiologi, yang menilai, program cek kesehatan gratis untuk anak-anak sekolah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, merupakan langkah nyata menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan tangguh. “Sebagai dokter gigi, saya bisa mengatakan dengan tegas bahwa pemeriksaan kesehatan rutin merupakan langkah penting untuk mendeteksi dan mencegah masalah sejak dini, termasuk pada kesehatan gigi anak-anak kita,” ujar drg. Christandi melalui keterangannya, Kamis (21/8).

Menurutnya, banyak masalah kesehatan gigi pada anak-anak, seperti gigi berlubang, infeksi gusi, hingga gangguan pertumbuhan gigi, yang sebenarnya bisa dicegah apabila ada pemeriksaan berkala serta edukasi kesehatan sejak dini. Sayangnya, selama ini masih banyak anak-anak yang tidak mendapatkan akses layanan kesehatan gigi yang memadai, baik karena keterbatasan ekonomi, letak geografis, maupun rendahnya kesadaran orang tua. “Kami para dokter gigi sering melihat kasus-kasus yang seharusnya bisa ditangani lebih awal, namun terabaikan karena kurangnya akses atau kesadaran. Padahal, gigi dan mulut yang sehat sangat berpengaruh pada kualitas hidup dan prestasi belajar anak,” ungkapnya.

Program cek kesehatan gratis untuk anak sekolah, menjadi solusi konkret yang bukan hanya berfokus pada l pengobatan, tetapi juga menekankan pada pencegahan dan pemerataan layanan kesehatan. Dengan program ini, seluruh anak tanpa terkecuali berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang layak, terlepas dari latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi keluarganya. “Ini adalah langkah strategis yang sejalan dengan semangat kemerdekaan, yakni menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya program ini, setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, belajar dengan baik dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” tambahnya.

Lebih jauh, pihaknya menilai bahwa, program pemerintah ini merupakan bentuk investasi besar untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan lebih mudah menyerap pelajaran, lebih percaya diri, serta lebih siap berkontribusi bagi Indonesia di masa depan. “Generasi emas 2045 yang kita cita-citakan tidak akan lahir tanpa pondasi kesehatan yang kuat. Pemerintah menunjukkan keberpihakan pada masa depan bangsa dengan menghadirkan program kesehatan gratis ini. Bagi kami para tenaga medis, ini adalah bukti nyata kepedulian negara terhadap anak-anak kita,” jelasnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah menempatkan kesehatan anak-anak sebagai prioritas. Menurutnya, hal ini bukan hanya sebatas kebijakan, melainkan sebuah langkah berani yang akan membawa dampak jangka panjang. “Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak hanya fokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi juga pencegahan, edukasi dan pemerataan layanan kesehatan. Ini adalah pendekatan yang menyeluruh, yang pada akhirnya akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan tangguh,” ujarnya penuh semangat.

Program ini sejalan dengan semangat “Merdeka untuk Sehat”, di mana setiap anak Indonesia berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terkecuali. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat belajar dengan maksimal, tumbuh dengan optimal dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Di akhir pernyataan, pihaknya menegaskan kembali makna kemerdekaan sejati bagi anak-anak Indonesia: akses kesehatan yang merata dan berkualitas. “Bagi anak-anak kita, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas belajar dan berkarya, tetapi juga tentang mendapatkan hak dasar untuk hidup sehat. Saya mendukung penuh langkah pemerintah ini. Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih maju. Merdeka!,” pungkasnya.

Melalui program ini, semangat kemerdekaan diartikan lebih luas, tidak hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan dalam mengakses layanan kesehatan. Dengan demikian, peringatan HUT RI ke-80 bukan sekadar seremoni, tetapi juga langkah konkret dalam memperjuangkan masa depan anak bangsa. (*/Red)

Berita Terkait

Soroti Legalitas BOP, Wanda Hamidah Dorong Indonesia Keluar dari Forum Internasional Tersebut
Albertus: Misinformation, Disinformation, dan Malinformation Ancaman Serius Ekosistem Informasi
Kemenag dan Pemprov DKI Bahas Percepatan Hibah Lahan KUA untuk Revitalisasi Layanan
PERADI Profesional Resmi Berdiri, Diiringi Santunan 1.250 Anak Yatim dan Dhuafa
Komitmen Berantas Judi Online, Polri Eksekusi Aset Rp58,1 Miliar
Komisi III DPR RI Desak Kepolisian Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip
PWI Laskar Sabilillah Dukung Polri Laksanakan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri
Program Emak-Emak Matic dan GenMatic Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:37 WIB

Soroti Legalitas BOP, Wanda Hamidah Dorong Indonesia Keluar dari Forum Internasional Tersebut

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:13 WIB

Albertus: Misinformation, Disinformation, dan Malinformation Ancaman Serius Ekosistem Informasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:14 WIB

Kemenag dan Pemprov DKI Bahas Percepatan Hibah Lahan KUA untuk Revitalisasi Layanan

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:26 WIB

PERADI Profesional Resmi Berdiri, Diiringi Santunan 1.250 Anak Yatim dan Dhuafa

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:52 WIB

Komitmen Berantas Judi Online, Polri Eksekusi Aset Rp58,1 Miliar

Berita Terbaru