‎Lokakarya BMT 2026 Percepat Digitalisasi, Ketua ABSINDO Baru Terpilih

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Lokakarya Nasional Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Indonesia 2026 menegaskan arah besar transformasi digital sekaligus melahirkan kepemimpinan baru di tubuh ABSINDO.

‎Forum yang digelar 17–18 April 2026 di Hotel Burza Yogyakarta ini diikuti sekitar 160 peserta dari 14 provinsi.

‎“Ini momentum strategis memperkuat arah gerakan nasional BMT,” tegas panitia dalam pembukaan, Jumat (17/4).

‎Direktur PINBUK Indonesia, Dr. H. Aslichan Burhan, M.M., menekankan bahwa BMT tak bisa lagi berjalan dengan pola lama.

‎“BMT lahir dari gerakan pemberdayaan umat, tapi di era digital saat ini, BMT harus beradaptasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.

‎Ia menyebut lokakarya ini sebagai ruang merumuskan langkah konkret.

‎“Kita perlu memperkuat tata kelola dan mengakselerasi transformasi digital,” katanya.

‎Ketua Umum INKOPSYAH BMT, K.H. Abdul Majid Umar, M.M., mengingatkan agar modernisasi tidak menggerus nilai dasar.

‎“Dalam kondisi apa pun, koperasi harus tetap menjunjung keadilan dan prinsip syariah,” tegasnya.

‎Ia juga menyoroti pentingnya basis anggota.

‎“Kekuatan BMT ada pada anggota. Data yang valid menjadi fondasi membangun kekuatan besar,” lanjutnya.

‎Dari pemerintah, Sekretaris Kementerian Koperasi RI, Ahmad Zabadi, S.H., M.M., menegaskan posisi strategis BMT dalam ekonomi nasional.

‎“BMT adalah garda terdepan sektor mikro dan penguat kemandirian ekonomi umat,” katanya.

‎Ia menegaskan digitalisasi bukan opsi. “Transformasi digital bukan pilihan, melainkan keharusan agar tetap kompetitif,” ujarnya.

‎Lokakarya juga diwarnai penandatanganan MoU pengembangan energi surya serta kolaborasi lintas lembaga.

‎Dalam seminar nasional, Direktur KNEKS KH. Sholahudin Al Ayyubi menekankan integritas.

‎“Integritas adalah fondasi kepercayaan dan keberlanjutan BMT,” katanya.

‎Ketua Umum PBMT Indonesia, Dra. Hj. Mursyida Rambe, menambahkan, “BMT harus mengintegrasikan fungsi sosial dan bisnis agar berdampak luas.”

‎Puncaknya, Kongres Nasional menetapkan Adhy Suryadi sebagai Ketua Umum ABSINDO periode 2026–2030.

‎“Ini amanah besar untuk membawa BMT lebih adaptif, profesional, dan tetap berpihak pada umat,” ujarnya.

‎Lokakarya ini pun ditutup dengan optimisme.

‎“Dengan kolaborasi dan transformasi, BMT akan semakin kuat dan relevan,” tegas peserta. (waw)

Berita Terkait

Pemimpin Kampus Jangan Simbolis, Prof Edy Tegas Soroti Transformasi
Harda Resmikan Jembatan Jatra Winongo, Dorong Ekonomi Warga Sinduadi
PPP DIY Sambangi PWNU Perkuat Silaturahmi Jelang Muscab Serentak
Kementerian HAM Targetkan 1.500 Kampung REDAM, Yogyakarta Masuk Tahap Awal
Pick Up Tahu Bulat Terbakar Hebohkan Jalan Kerto Siang Hari
Khudazi Aulawi Resmi Pimpin AIPNI Regional VIII Periode Baru
Pengusaha Rokok Bangun Masjid Kenang Istri Tewas Kecelakaan Tragis
Baliho APBKal Condongcatur Dibuka Transparan, Warga Diajak Awasi Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:32 WIB

‎Lokakarya BMT 2026 Percepat Digitalisasi, Ketua ABSINDO Baru Terpilih

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Pemimpin Kampus Jangan Simbolis, Prof Edy Tegas Soroti Transformasi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:35 WIB

PPP DIY Sambangi PWNU Perkuat Silaturahmi Jelang Muscab Serentak

Sabtu, 18 April 2026 - 12:28 WIB

Kementerian HAM Targetkan 1.500 Kampung REDAM, Yogyakarta Masuk Tahap Awal

Sabtu, 18 April 2026 - 08:05 WIB

Pick Up Tahu Bulat Terbakar Hebohkan Jalan Kerto Siang Hari

Berita Terbaru