Kolaborasi Strategis Kemenko Infrastruktur–BRIN Perkuat Pembangunan Infrastruktur Nasional

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi kolaborasi strategis antara Kemenko Infrastruktur dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mendorong pemanfaatan riset dan inovasi terapan guna mendukung pembangunan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Apresiasi tersebut disampaikan Menko AHY usai menghadiri Research and Innovation Infrastructure Open Day and Business Matchmaking 2025 di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Dalam kesempatan itu, Menko AHY secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kepala BRIN, Prof. Arief Satria, beserta jajaran atas komitmen kuat dalam menghadirkan riset yang aplikatif dan berdampak nyata, baik pada tataran kebijakan maupun implementasi di lapangan.

“Saya sangat mengapresiasi Prof. Arief Satria dan keluarga besar BRIN atas kolaborasi yang terbangun dengan sangat baik. Komitmen untuk memajukan riset dan inovasi yang aplikatif ini menjadi sangat penting, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan menjawab berbagai tantangan di lapangan,” ujar Menko AHY.

Menko AHY mencontohkan pemanfaatan teknologi tactical drone yang telah digunakan untuk memetakan kerusakan infrastruktur akibat bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Teknologi tersebut membantu pemerintah dalam menetapkan prioritas penanganan serta mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan agar lebih tepat sasaran.

“Di belakang kita terdapat tactical drone yang telah digunakan untuk memetakan kerusakan infrastruktur dan menentukan prioritas bantuan kemanusiaan. Ini menjadi contoh nyata bagaimana riset dan inovasi benar-benar membumi dan memberikan manfaat langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BRIN Prof. Arief Satria menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dipahami sebagai proyek peradaban. Menurutnya, infrastruktur tidak semata berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga beririsan erat dengan pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi, serta transformasi bangsa secara menyeluruh.

“Pembangunan infrastruktur adalah proyek peradaban. Ini mencakup pembangunan manusia, pembangunan ekonomi, dan transformasi bangsa. Karena itu, BRIN siap mendukung melalui pendekatan science-based policy agar pembangunan infrastruktur Indonesia berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” kata Prof. Arief.

Prof. Arief juga menyampaikan kesiapan BRIN untuk memperkuat kolaborasi dengan Kemenko Infrastruktur, termasuk melalui pemaparan berbagai inovasi riset yang relevan bagi pembangunan infrastruktur nasional. Salah satu fokus ke depan adalah teknologi penanganan kawasan pesisir dan tanggul, khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa yang rentan terhadap dampak perubahan iklim dan ancaman banjir rob.

“Kami memiliki teknologi baru yang dapat dipertimbangkan untuk melindungi Pantura Jawa. Basis riset dan inovasi menjadi kunci agar infrastruktur semakin tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman dan guncangan, termasuk dampak perubahan iklim,” jelasnya.

Menko AHY pada kesempatan ini juga menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mengawal penanganan bencana, mulai dari fase tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Pemerintah berfokus pada percepatan pemulihan konektivitas dengan mengerahkan alat berat guna membuka kembali jalur ekonomi dan logistik yang terdampak.

“Kami fokus mengerahkan secepat mungkin alat-alat berat untuk menyambungkan kembali jalur ekonomi dan logistik. Bantuan kemanusiaan harus dapat tiba langsung ke masyarakat,” ujar Menko AHY.

Menko AHY juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menghitung kebutuhan pembangunan kembali jembatan, jalan nasional dan daerah, fasilitas air bersih, serta pemulihan rumah rakyat, sekolah, rumah sakit, dan puskesmas yang terdampak bencana.

Menko AHY menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta mengapresiasi peran masyarakat dan berbagai elemen bangsa yang terus menunjukkan kepedulian dan memberikan masukan konstruktif dalam penanganan bencana dan pembangunan ke depan.

Dalam kegiatan tersebut, Menko AHY didampingi oleh Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra serta Tenaga Ahli Menko Bidang Kerja Sama Internasional Mira Permatasari. (Ls)

Sumber : Kemenkolnfra

Berita Terkait

Komitmen Berantas Judi Online, Polri Eksekusi Aset Rp58,1 Miliar
Komisi III DPR RI Desak Kepolisian Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip
PWI Laskar Sabilillah Dukung Polri Laksanakan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri
Program Emak-Emak Matic dan GenMatic Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital
Edward Candra: Sistem Merit ASN Harus Berdampak pada Peningkatan Pelayanan Publik
Program Bangun Jalan Desa Sejahtera dan Sekolah Gratis Jadi Strategi Unggulan Banten
Penguatan Sistem Merit Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi 2025–2045
Kementerian Ekraf dan HDMI Perkuat Ekosistem Desain Mebel Nasional

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:52 WIB

Komitmen Berantas Judi Online, Polri Eksekusi Aset Rp58,1 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:03 WIB

PWI Laskar Sabilillah Dukung Polri Laksanakan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:04 WIB

Program Emak-Emak Matic dan GenMatic Dorong Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Digital

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:13 WIB

Edward Candra: Sistem Merit ASN Harus Berdampak pada Peningkatan Pelayanan Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:33 WIB

Program Bangun Jalan Desa Sejahtera dan Sekolah Gratis Jadi Strategi Unggulan Banten

Berita Terbaru