Perkuat Keteladanan, Menag Dorong DWP Kemenag Junjung Integritas

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). (Humas Kemenag)

Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). (Humas Kemenag)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya integritas dan keteladanan bagi pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama dengan merujuk pada sosok Asiyah, istri Fir’aun, sebagai figur perempuan beriman di tengah lingkungan yang tidak ideal.

Pesan tersebut disampaikan saat Halalbihalal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kemenag di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Mewujudkan DWP Kemenag yang Berdampak dan Berdaya”.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Penasihat DWP Kemenag Helmi Halimatul Udhmah, Ketua DWP Kemenag RI Sinarliati Kamaruddin Amin, jajaran pejabat eselon I, tokoh senior, serta pengurus DWP dari seluruh provinsi.

Dalam arahannya, Nasaruddin menilai Asiyah merupakan simbol bahwa kualitas iman dan integritas tidak ditentukan oleh lingkungan. Ia menegaskan, sekalipun berada di lingkar kekuasaan yang zalim, seseorang tetap dapat menjaga kemurnian iman dan menjadi teladan.

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa Al-Qur’an juga menggambarkan kegagalan menjaga iman melalui sosok istri Nabi Nuh dan Nabi Luth, meski berada di lingkungan para nabi.

“Ibu-ibu adalah orang-orang terpilih. Jangan sampai salah memilih teladan. Peran Dharma Wanita sangat krusial sebagai wajah keteladanan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Menag menegaskan bahwa peran perempuan kian strategis di masa depan yang tidak lagi dibatasi sekat gender. Ia menyoroti kekuatan kasih sayang atau “rahimah” sebagai keunggulan yang memberi pengaruh besar dalam membangun keluarga dan masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan seorang pemimpin kerap tidak terlepas dari peran istri yang tangguh, baik melalui doa maupun dukungan moral.

“Perbedaan ditentukan oleh prestasi, kualitas, dan perjuangan. Yang paling mulia adalah mereka yang paling bertanggung jawab dan memiliki cinta tulus kepada Tuhan,” katanya.

Ia pun berharap DWP Kemenag dapat menjadi rujukan dalam sikap dan perilaku, mulai dari cara berpakaian, bertutur kata, hingga berinteraksi di tengah masyarakat.

“Saya harap DWP menjadi contoh nyata, menjadi referensi dalam berpakaian, berkata-kata, dan berperilaku,” ujar Nasaruddin. (ihd)

Berita Terkait

‎Forum Lintas Generasi Temui KWI ‎Serukan Moral Bangsa
Kemenag Soroti Peran Strategis KUA dalam Edukasi Perlindungan Anak
Praperadilan Indra Iskandar Dikabulkan, KPK Diminta Cabut Pencekalan
Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Global Perluas Akses Pasar Industri Kreatif
Kejaksaan Agung Ganti Kajari Karo, Edmond Novvery Purba Resmi Menjabat
Tri Adhianto Dianugerahi Top Pembina BUMD 2026 dalam Ajang Nasional
Teuku Riefky Harsya: Sinergi Jadi Kunci Hilirisasi dan Komersialisasi IP Lokal
Koridor Gajah Sumatera Terancam, Jerat Listrik Picu Krisis

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:29 WIB

Perkuat Keteladanan, Menag Dorong DWP Kemenag Junjung Integritas

Rabu, 15 April 2026 - 23:58 WIB

‎Forum Lintas Generasi Temui KWI ‎Serukan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 - 10:15 WIB

Kemenag Soroti Peran Strategis KUA dalam Edukasi Perlindungan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 10:12 WIB

Praperadilan Indra Iskandar Dikabulkan, KPK Diminta Cabut Pencekalan

Rabu, 15 April 2026 - 09:55 WIB

Menteri Ekraf Dorong Kerja Sama Global Perluas Akses Pasar Industri Kreatif

Berita Terbaru