‎Forum Lintas Generasi Temui KWI ‎Serukan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎JOGJAOKE.COM, Jakarta – Forum lintas-generasi yang dipimpin Sudirman Said mendatangi pimpinan Konferensi Waligereja Indonesia di Jakarta, Rabu (15/4).

Pertemuan ini disebut sebagai langkah nyata “mengetuk pintu gereja” untuk membangun komunitas pengharapan di tengah situasi kebangsaan yang dinilai kian menjauh dari nilai awal pendirian bangsa.

Rombongan diterima langsung oleh Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo dan Ketua KWI Antonius Subianto Bunjamin.

Dalam pertemuan itu, Sudirman menegaskan tujuan kedatangannya untuk “berudarasa sekaligus mengasah nurani” kepada para tokoh moral.

“Kami datang dengan niat mengasah nurani dan mendengar kebijaksanaan yang berakar pada spiritualitas,” ujarnya.

‎Ia menyoroti kondisi bangsa yang dinilai kehilangan pijakan penting.

“Yang hilang saat ini bukan hanya moralitas, tapi juga spiritualitas dan ideologi bernegara,” kata Sudirman.

Menurutnya, ketiga hal itu harus ditopang oleh keluhuran dan penegakan hukum.

“Keluhuran membimbing pemimpin, hukum mendisiplinkan semua pihak,” tegasnya.

Diskusi dipandu oleh Yanuar Nugroho yang menekankan pentingnya otoritas moral dalam situasi publik yang kian abu-abu.

“Krisis sosial tak lepas dari krisis moral. Ketidakadilan struktural lahir dari kegagalan pilihan etis,” ujarnya.

Ia menyebut peran tokoh moral semakin penting saat batas benar dan menguntungkan makin kabur.

Sejumlah tokoh turut menyuarakan kritik tajam. Feri Amsari menilai praktik kekuasaan kerap menyimpang dari konstitusi.

“Konstitusi bilang A, yang dilakukan justru Z. Aturan disetel sesuai kepentingan,” katanya.

Sementara Anton Supit mengingatkan bahaya inkompetensi.

“Inkompetensi itu lebih bahaya daripada kejahatan,” ujarnya, merujuk pada berbagai defisit ekonomi yang terjadi.

Menutup pertemuan, Ketua KWI menyampaikan apresiasi tinggi.

“Kehadiran Anda seperti multivitamin bagi kami untuk tetap menjadi komunitas pengharapan,” kata Antonius.

Senada, Kardinal Suharyo menegaskan pentingnya sikap moral tanpa kompromi.

“Inspirasi kita adalah iman. Agamanya boleh berbeda, tapi imannya satu untuk Tuhan dan Tanah Air,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

KP-MBG Soroti Kecelakaan Kerja Head of Chef MBG, Laporan Disampaikan ke Penasihat Khusus Presiden
Melalui Mediasi Dasco Ahmad, PWI Pusat dan Hotman Paris Tempuh Jalan Damai
Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara
Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga
Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan
Polisi Masa Depan yang Dipercaya Publik
​PFII Solusi Krisis Fiskal Daerah: Dr. Agus Syabarrudin Ajak SMSI dan BPD Kawal Transformasi Pembiayaan Daerah
Memasuki Pekan Ketiga Gerakan Langit Biru, AHY Dorong Komitmen Kader Demokrat Jaga Kelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:31 WIB

KP-MBG Soroti Kecelakaan Kerja Head of Chef MBG, Laporan Disampaikan ke Penasihat Khusus Presiden

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:57 WIB

Melalui Mediasi Dasco Ahmad, PWI Pusat dan Hotman Paris Tempuh Jalan Damai

Senin, 27 Juli 2026 - 13:29 WIB

Sidang Praperadilan Refill Gas Portable Digelar, Pemohon Bacakan Permohonan di PN Jakarta Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:24 WIB

Menteri Ekraf Dukung Garuda Finishers Perkuat Ekonomi Kreatif dan Industri Olahraga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:46 WIB

Perbedaan Proses Penahanan Mantan Jampidsus Disorot, Praktisi Pertanyakan Konsistensi SOP Kejaksaan

Berita Terbaru