‎Jembatan Garuda Rampung, Sinergi TNI–Pemerintah–Warga Tuai Apresiasi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Wonosobo – Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah meninjau Jembatan Gantung Garuda di Dusun Klilin, Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Selasa (21/1/2026).

‎Peninjauan dilakukan oleh Iqbal Taher bersama Pabandya Slogdam IV/Diponegoro Mayor Czi Bambang Widjanarko untuk memastikan kualitas dan kesiapan jembatan yang baru saja rampung.

‎“Kami ingin memastikan jembatan ini benar-benar aman dan siap dimanfaatkan masyarakat,” kata Iqbal di sela peninjauan.

‎Rombongan disambut Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos beserta jajaran pemerintah daerah, Dinas Pekerjaan Umum, relawan, dan tokoh masyarakat.

‎Jembatan sepanjang sekitar 90 meter ini membentang di atas Sungai Begaluh dan menjadi penghubung vital antara Dusun Klilin, Kecamatan Kertek, dengan Dusun Pagentan, Kecamatan Kalikajar.

‎“Sebelumnya, warga kerap terisolasi saat musim hujan karena sungai meluap. Sekarang akses jauh lebih aman dan cepat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

‎Letkol Inf Yoyok Suyitno menegaskan keberhasilan proyek ini tidak lepas dari gotong royong semua pihak.

‎“Alhamdulillah, pekerjaan bisa selesai tepat waktu. Masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah, siang dan malam, panas maupun hujan, demi terwujudnya jembatan ini,” katanya.

‎Ia menyebut jembatan tersebut sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian lintas sektor terhadap kebutuhan warga pedesaan.

‎Iqbal Taher mengapresiasi peran TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat.

‎“Tanpa dukungan penuh Kodim 0707/Wonosobo, Pemda, serta warga sekitar, proyek ini tidak mungkin berhasil seperti sekarang,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan.

‎“Jembatan ini aset bersama. Harus dirawat agar manfaatnya berkelanjutan dan bisa dinikmati generasi mendatang,” kata Iqbal.

‎Pembangunan Jembatan Gantung Garuda dinilai menjadi contoh konkret sinergi TNI AD, pemerintah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

‎Dengan berfungsinya jembatan ini, akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di dua kecamatan diharapkan semakin lancar.

‎“Inilah wujud pembangunan yang menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat,” ujar Yoyok, menutup peninjauan.

(waw)

Berita Terkait

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎
Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA
Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas
Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik
Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif
Rp16,4 Miliar Raib, PT DYM Laporkan Kades Mulyodadi ke Polisi
Pasca Lebaran, Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Koperasi Desa
Usai Lebaran Jembatan Stamelo Wonosobo Dikebut Progres 85 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:21 WIB

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎

Kamis, 9 April 2026 - 12:27 WIB

Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA

Selasa, 7 April 2026 - 15:25 WIB

Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik

Rabu, 1 April 2026 - 13:12 WIB

Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif

Berita Terbaru

Hartyo Murkomoyo alumni Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 1996, ia lebih dikenal sebagai “Mas Yoyok”. (ihd)

Pendidikan

Lulusan UMY, Menjaga Diplomasi dengan Sentuhan Manusiawi

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:22 WIB

Jogja

Danrem Pamungkas Temui Ketua DPRD DIY Perkuat Sinergi

Selasa, 14 Apr 2026 - 16:19 WIB