Usai Lebaran Jembatan Stamelo Wonosobo Dikebut Progres 85 Persen

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Wonosobo – Pengerjaan Jembatan Gantung Stamelo yang menghubungkan dua wilayah di Kabupaten Wonosobo kembali dikebut usai libur Lebaran 2026.

Proyek strategis yang menjadi akses vital warga ini kini telah mencapai progres 85 persen dan memasuki tahap akhir penyelesaian.

Percepatan pembangunan dilakukan untuk segera memulihkan mobilitas masyarakat yang sempat terganggu akibat kerusakan jembatan sebelumnya.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos, menegaskan bahwa saat ini pengerjaan sudah masuk tahap finishing.

“Setelah menunggu sekitar dua minggu agar cor beton benar-benar kering dan kuat, saat ini kami mulai mempersiapkan tahap finishing,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, seluruh tahapan dilakukan dengan perhitungan matang demi memastikan kekuatan konstruksi jembatan.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Stamelo memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibanding proyek sebelumnya.

“Pengerjaan jembatan ini cukup menantang karena kami harus melakukan normalisasi sungai terlebih dahulu sebelum membangun struktur utama,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi Sungai Luk Ulo yang memiliki karakteristik arus tidak menentu.

“Arus sungai bisa berpindah-pindah setiap kali diterjang banjir, yang biasanya terjadi sekali dalam setahun. Untuk itu, kami membangun sekuat mungkin agar jembatan ini bisa bertahan lama,” tegasnya.

Ia berharap jembatan tersebut nantinya benar-benar aman dan mampu digunakan dalam jangka panjang oleh masyarakat sekitar.

Dengan capaian progres 85 persen, jembatan ini ditargetkan segera dapat difungsikan kembali.

“Kami optimistis dalam waktu dekat jembatan ini bisa digunakan kembali untuk menunjang aktivitas warga, baik pelajar maupun petani,” pungkasnya.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan masyarakat dalam meningkatkan konektivitas di wilayah rawan bencana.(waw)

Berita Terkait

‎Dandim Wonosobo Serukan Ukhuwah Kuat Hadapi Ancaman Global
Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎
Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA
Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas
Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik
Sekda Kudus Dilantik, Bupati Gaspol Minta Kerja Cepat Responsif
Rp16,4 Miliar Raib, PT DYM Laporkan Kades Mulyodadi ke Polisi
Pasca Lebaran, Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Koperasi Desa

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 00:04 WIB

‎Dandim Wonosobo Serukan Ukhuwah Kuat Hadapi Ancaman Global

Sabtu, 11 April 2026 - 14:21 WIB

Rem Mendadak Hindari Kucing, Tabrakan Beruntun Tewaskan Pengendara ‎

Kamis, 9 April 2026 - 12:27 WIB

Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ditangkap di Tegal, Jalani Eksekusi Putusan MA

Selasa, 7 April 2026 - 15:25 WIB

Dandim Wonosobo Turun Tangan, Progres KDKMP Digenjot Tuntas

Sabtu, 4 April 2026 - 18:51 WIB

Ribuan Warga Demak Terdampak Banjir, Tanggul Jebol di Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Banten

H. Ade Mahrus, MTQ Lahirkan Qori Daerah

Sabtu, 18 Apr 2026 - 22:20 WIB