Sekda Demak Akhmad Sugiharto Bagikan Kisah Hidup Inspiratif di Wisuda UMM

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMBICARA-Akhmad Sugiharto, ST, MT, Sekda Demak saat menjadi pembicara dihadapan ribuan Wisuda ke-121 Universitas Muhammadiyah Malang. (Foto UMM).

PEMBICARA-Akhmad Sugiharto, ST, MT, Sekda Demak saat menjadi pembicara dihadapan ribuan Wisuda ke-121 Universitas Muhammadiyah Malang. (Foto UMM).

JOGJAOKE.COM, DEMAK || Kesuksesan tidak selalu hadir melalui jalan yang mulus. Hal itu tercermin dari perjalanan hidup Akhmad Sugiharto, ST, MM, yang pernah merasakan pahitnya penolakan kerja hingga harus berjualan hasil bumi sebelum akhirnya dipercaya menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kisah penuh perjuangan itu dibagikan Akhmad saat menjadi pembicara di Wisuda ke-121 Universitas Muhammadiyah Malang, beberapa waktu lalu.

Di hadapan ribuan wisudawan, ia membuka lembaran perjalanan hidupnya yang dibangun dari ketekunan, kesabaran dan mental pantang menyerah.

Akhmad mengenang masa awal dirinya merantau ke Kota Malang pada 1991 untuk menempuh pendidikan di Fakultas Teknik Sipil UMM.

Dengan kondisi ekonomi sederhana, ia menjalani kehidupan mahasiswa apa adanya. Namun, keterbatasan itu tidak membuatnya menyerah.

Selain fokus menempuh pendidikan, ia aktif berorganisasi dan membaur dengan lingkungan masyarakat. Menurutnya, pengalaman hidup di tengah masyarakat menjadi bekal penting untuk membangun kemampuan adaptasi dan daya tahan menghadapi tekanan kehidupan.

“Di UMM saya belajar bukan hanya soal akademik, tetapi juga bagaimana bertahan dalam situasi sulit dan tetap memiliki semangat untuk terus maju,” ungkap Akhmad melalui keterangannya, Senin (18/5).

Ujian berat justru datang setelah ia lulus pada 1997. Berulang kali melamar pekerjaan namun gagal, membuatnya harus mencari cara lain demi bertahan hidup.

Akhmad pun sempat berjualan hasil bumi, sebuah fase yang diakuinya menjadi titik paling berat sekaligus paling berharga dalam hidupnya.

Dari pengalaman itu, ia belajar bahwa keberhasilan tidak dibangun dalam semalam. Ketekunan, do’a orang tua dan keyakinan untuk terus berusaha menjadi kekuatan utama yang membuatnya mampu bangkit.

Usaha keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada 1998, Akhmad berhasil lolos seleksi CPNS dan mulai mengabdikan diri di pemerintahan.

Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Demak.

Tak hanya sukses dalam karier birokrasi, Akhmad juga dikenal melalui inovasinya di bidang infrastruktur.

Pada 2010, ia menggagas pembangunan jalan beton atau rigid pavement di Demak. Konsep tersebut terbukti lebih kuat dan tahan lama dibandingkan jalan aspal konvensional, bahkan kemudian diikuti sejumlah daerah lain di Jawa Tengah.

Bagi Akhmad, keberhasilan sejati bukan sekadar soal jabatan, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Kesuksesan sejati bukan diukur dari tingginya posisi yang kita capai, tetapi dari manfaat yang bisa kita hadirkan untuk orang lain,” tegasnya di hadapan para wisudawan.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak takut menghadapi kegagalan. Menurutnya, tantangan hidup justru menjadi proses penting dalam membentuk mental yang kuat dan karakter kepemimpinan.

Kisah hidup Akhmad Sugiharto menjadi gambaran nyata bahwa ketangguhan, kerja keras dan integritas mampu mengubah keterbatasan menjadi keberhasilan besar. (Red).

Berita Terkait

Peluncuran Koperasi Merah Putih di Magelang Perkuat Ekonomi Kerakyatan Desa
Dandim Wonosobo Lepas Jamaah Haji, Tiga Anggota Kodim Berangkat
TMMD Wonosobo Gencar Cegah Sengketa Lahan dan Risiko Bencana Warga
Raker IKA SPS UNNES Bahas Sinergi Alumni dan Penguatan Profesionalisme Organisasi
‎Tim Wasev Korem Pantau Ketat Proyek TMMD Wonosobo Demi Petani ‎
Kodim 0707 Wonosobo Kebut Jembatan Gantung Hubungkan Desa Terisolasi
TNI Gaspol Bangun Jalan Desa Grugu, Warga Terharu
‎Koramil Watumalang dan Warga Kebut Jembatan Gantung Garuda

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:46 WIB

Sekda Demak Akhmad Sugiharto Bagikan Kisah Hidup Inspiratif di Wisuda UMM

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:04 WIB

Peluncuran Koperasi Merah Putih di Magelang Perkuat Ekonomi Kerakyatan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:17 WIB

Dandim Wonosobo Lepas Jamaah Haji, Tiga Anggota Kodim Berangkat

Senin, 11 Mei 2026 - 12:59 WIB

TMMD Wonosobo Gencar Cegah Sengketa Lahan dan Risiko Bencana Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 08:05 WIB

Raker IKA SPS UNNES Bahas Sinergi Alumni dan Penguatan Profesionalisme Organisasi

Berita Terbaru